Home / Regional NTT / Warga Siru Swadaya Perbaiki Jalan Rusak
Warga Desa Siru menyusun batu memperbaiki jalan rusak di depan Masjid Siru

Warga Siru Swadaya Perbaiki Jalan Rusak

Labuan Bajo, VoxNtt.com-Jalan rusak yang memperihatinkan di Desa Siru, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) menjadi perhatian warga setempat.

Warga kompak secara swadaya dengan bergotong royong memperbaiki jalan dengan mengunakan material seadanya, Sabtu (28/1/2017).

Warga Siru, Ahmad Tarat kepada VoxNtt.com, Sabtu (28/1/2017) mengatakan jalan mulai rusak semenjak truk Wae Wake lalu lalang mengangkut material.

Pihak Wae Wake pernah berjanji untuk memperbaiki jalan itu, tetapi sampai hari ini belum juga diperbaiki.

“Kami memperbaiki jalan yang rusak dengan ¬†mengumpulkan batu yang ada dipinggir jalan kemudian menyusun di jalan yang rusak itu” ungkap Ahmad.

Menurutnya, warga sudah meminta baba Carles, bos Wae Wake untuk perbaiki jalan yang rusak itu. Tetapi, sampai saat ini belum juga diperbaiki.

“Warga juga sudah meminta bantuan Kepala Desa Siru untuk menyampaikan kepada Carles agar segera memperbaiki jalan yang rusak itu,” tutur Ahmad.

Dia mengatakan setiap harinya ada belasan truk milik Baba Carles melewati jalan yang rusak ini untuk mengambil material batu, pasir dan krikil di Kampung Puang.

Jalan rusak disebabkan oleh truk Wae Wake yang selalu melintas setiap hari.

“Baba Carles sendiri sudah berjanji untuk membantu memperbaiki jalan itu. Tapi, sampai saat ini belum juga diperbaiki. Baba Carles mengaku belum diperbaiki karena truknya masih sibuk untuk angkut material,” tutur Ahmad.

Ahmad menambahkan, panjang jalan yang rusak diperkirakan 400 meter. Namun, hanya jalan yang di depan masjid saja yang mampu diperbaik oleh warga Siru, sedangkan sisanya tidak mampu lagi lantaran susahnya mengumpulkan batu dan pasir untuk menimbun jalan yang rusak itu.

“Untuk sementara kami hanya memperbaiki jalan yang di depan masjid, di depan masjid yang sangat parah, sehingga kita utamakan jalan depan masjid,” katanya.

Warga Siru lainnya, Amran mengatakan akibat jalan rusak, banyak angkutan pedesaan seperti Bemo dan Pick up tidak mau ke Siru untuk menjemput penumpang.

Para supir angkutan memilih tidak ke Siru karena kondisi jalan yang buruk.

“Kita berharap agar niat baik Pemkab Mabar melalui Dinas PU untuk memperbaiki jalan yang rusak yang ada di Siru. Serta, meminta bantuan Baba Carles agar menepati janjinya untuk memperbaiki jalan itu,” harap Amran. (Satria/VoN).

Komentar

comments

VOX Share Button

Check Also

Enam Kecamatan di Nagekeo Alami Kekeringan

Mbay, Vox NTT- Saat ini enam kecamatan di Kabupaten Nagekeo mengalami bencana kekeringan. Akibatnya, sejumlah …