Ketua BPD (tengah) memagang hasil sidang Paripurna terkait pemberhentian kades amoral

Kefamenanu,VoxNtt.com- Program pemerintah untuk meningkatkan  pendidikan bagi setiap warganya tidak dijalankan dengan baik oleh pemerintah desa Banain C, Kabupaten Timor Tengah Utara.

Paskalis Kefi, salah seorang warga Banain C ketika ditemui reporter VoxNtt.com (22/02/2017) menyebutkan bahwa saat ini ada sekitar 19 kepala keluarga yang ditolak oleh pemdes setempat jika ingin mengurus administrasi tanpa alasan yang  jelas.

“Kenapa kami yang 19 KK harus ditolak kalau mau urus administrasi?apa desa ini milik pemerintah yang sementara berkuasa saja atau milik seluruh masyarakat?”ungkap Paskalis dengan nada kesal.

Lebih lanjut Paskalis mengungkapkam bahwa  akibat dari tindakan semena-mena yang dilakukan oleh Pemdes Banain C mengakibatkan sebagian anak usia sekolah tidak dapat melanjutkan sekolahnya ke jenjang lebih tinggi karena tak lengkap administrasi.

Kepala Desa Banain C,Lukas Abi ketika dikonfirmasi media ini mengakui bahwa penolakan terhadap ke 19 kepala keluarga merupakan kebijakan yang diambil oleh dirinya karena ke 19 kk tersebut   membentuk kubu dan tidak mengakui adanya kepala desa di Banain C.

“Ini adalah bentuk pembinaan dan juga pengajaran kepada  ke 19 kk agar dapat menghargai pemimpinnya” tegas kepala desa periode 2015 – 2021 tersebut.

Lebih lanjut Abi berharap dapat mendamaikan kembali pihak yang besengketa serta menetralkan kondisi di desa yang dipimpinnya. (Eman/ VoN).

alterntif text