Home / Regional NTT / Pencarian Dua Korban di Bendungan Wae Musur Libatkan Basarnas
Proses pencarian dua korban tenggelam di bendungan Wae Musur

Pencarian Dua Korban di Bendungan Wae Musur Libatkan Basarnas

Borong, VoxNtt.com-Proses pencarian dua korban tenggelam di bendungan Wae Musur, Golo Mongkok, Desa Watu Mori, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) melibatkan tim Badan SAR Nasional (Basarnas) pos Labuan Bajo.

Mereka dibantu pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Matim, Polsek Borong, dan sejumlah warga.

Hari ini, Senin (27/2/2017), tim melakukan pencarian mulai pukul 08.30-13.30 Wita dengan menggunakan perahu karet.

Pencarian  dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) BPBD Matim; Antonius Dergon dan didampingi oleh Wakapolsek Borong, serta kordinator Tim Basarnas Pos Labuan Bajo, Edi Suryono

Edi datang bersama anggotanya masing-masing; Ferdi Melkianus Rihi, Irfan Basri, Julkarnain Kasim, Jonatan Raga, Ahmad Riadi Lubis, Arif Ramadani.

Di lokasi Juga hadir  Camat Rana Mese Vinsensius Joni bersama  masyarakat setempat.

Antonius Dergon, saat dihubungi media ini via telepon, Senin, mengungkapkan kedua korban bulum ditemukan. Situasi di lokasi korban tenggelam belum ada tanda tanda untuk ditemukan.

Kata dia, dalam proses pencarian pihaknya menemukan kendala yakni, di lokasi terdapat  lumpur yang dalam diapiti  akar  kayu. Selain itu, keadaan air di bendungan Wae Musur sangat keru  sehingga jarak pandang tim pencari terganggu.

Dikabarkan sebelumnya, Firman Y. Saputra (18 tahun) dan Ferianus Radus (18 tahun) dilaporkan hilang tenggelam di bendungan kali Wae Musur, Golo Mongkok, Desa Watu Mori, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Minggu (26/2/2017) sekitar pukul 16.00 Wita.

Baca: Dua Korban Tenggelam di Bendungan Wae Musur Belum Ditemukan

Firman merupakan pelajar Kelas 2 SMAN 1 Borong asal Kampung  Arjuna,  Desa Watu Mori- Rana Mese. Sedangkan, Ferianus dikabarkan hanya tamat SD juga berasal dari Kampung Arjuna.

Pasca tenggelam, hingga kini kedua korban tersebut belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian warga bersama pihak Polsek Borong.

Kapolsek Borong, Kompol Erik Say Yohanes mengatakan kejadian tenggelamnya dua remaja tersebut dilaporkan ke pos pelayanan pada pukul 17.00 Wita, Minggu sore.

Pihak Polsek Borong menerima laporan dari Muslik Hudin (62), seorang warga asal Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong.

Yohanes mengaku, menindaklnjuti laporan tersebut Piket Intel, Piket Reskrim, dan Piket Lantas Polsek Borong langsung terjun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan proses pencarian.

Berdasarkan informasi yang diperoleh pihak Polsek Borong, kedua korban tenggelam saat sedang mandi di kali dekat bendungan Wae Musur.

Informasi tersebut diperoleh polisi dari teman korban, masing-masing, Dul Zaithun (16), Kormin Wirawan (18), Ignasius Ebok (18), Petrus Erlan Jumpar (16), dan Supri Ananda (16).

Teman-teman korban tersebut mengaku, jarak mandi mereka dengan TKP kurang lebih 50 meter.

Selanjutnya, kata Yohanes, kedua korban mengikuti Alvian untuk mandi di dekat bendungan Wae Musur. Alvian sendiri juga merupakan teman korban.

Saat sedang menuju TKP, tiba-tiba korban kaget melihat kedua tangan Alvian melambai-lambai di atas permukaan kolam seraya teriak minta tolong.

Melihat Alvian tenggelam, kedua korban pun lari menuju TKP hendak melakukan pertolongan. Namun naas menimpa kedua korban, sebab mereka juga ikut terbawa arus kali Wae Musur.

Alvian sendiri selamat ditolong, sementara kedua korban hilang terbawa arus kali Wae Musur yang cukup besar. (Taris Nansi/Kontributor Matim)

Komentar

comments

VOX Share Button

Check Also

10 Tahun Vakum, PMKRI Larantuka Kembali Gelar RUAC Perdana

Larantuka, Vox NTT- Setelah 10 tahun vakum, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Santo Agustinus …