Home / Berita Terkini / Pembangunan Kantor Camat Bola Sikka Diduga Tak Berkualitas
Kondisi bangunan Kantor Camat Bola saat ini (Foto: Are)

Pembangunan Kantor Camat Bola Sikka Diduga Tak Berkualitas

Maumere, Vox NTT– Pembangunan Kantor Camat Bola terbengkalai sejak Oktober 2016 lalu.

Proyek yang didanai oleh APBD Sikka Tahun 2015 tersebut tidak selesai dikerjakan oleh kontraktor. Kualitas bangunan yang ada pun diragukan.

Pantauan VoxNtt.Com pada Selasa (9/5/2017) lalu, bangunan yang berada di samping Kantor Camat Bola tersebut bahkan belum memiliki atap.

Tembok-tembok dari batu merah telah berdiri. Pada beberapa ruangan belakang telah dipasang kerangka baja ringan untuk atap.

Camat Bola, Kasianus

Camat Bola, Kasianus mengatakan bangunan yang ada perlu dibongkar secara keseluruhan.

“Bukan hanya tidak selesai, kualitas bangunan yang ada juga buruk,” terangnya kepada VoxNtt.Com saat ditemui di ruangan kerjanya pada Rabu (26/4/2017) lalu.

Akibatnya, sampai saat ini akivitas pemerintahan dan pelayanan masyarakat dilakukan di kantor yang lama.

“Yah harusnya sudah bisa digunakan saat ini tetapi karena kondisinya seperti ini maka kita gunakan dulu yang ada,” ungkapnya.

Menurut Kasianus, sampai dengan Oktober 2016 kontraktor tidak mampu menyelesaikan pekerjaan. Dirinya berharap ke depannya pembangunan dapat dilanjutkan.

“Saya sudah sampaikan secara khusus kepada Bupati dan belum lama ini dalam rapat dengan DPRD juga sudah dibahas terkait rencana pengerjaan tahun ini,” terang Kasianus.

Banner informasi proyek yang dipasang di depan bangunan telah rusak dan tercabik-cabik. Proyek Pembangunan Kantor Camat Bola dikerjakan oleh CV. Bintang Terang.

Konsultan Perencana dalam proyek ini adalah CV. Arta Buana Consultant sementara Konsultan Pengawas adalah CV. Sahwana Consultant.

Nilai proyek adalah sebesar Rp 909.472.000 yang bersumber dari APBD Sikka Tahun Anggaran 2015. Masa kerja proyek tersebut adalah 90 hari. (Are De Peskim/VoN).

Komentar

comments

VOX Share Button

Check Also

Berkuasa Seturut Zaman

Oleh: Yergo Arnaf* Pilkada Matim kembali menggelinding. Rakyat kembali diseret ke dalam perbincangan kritis soal …