Home / Berita Terkini / Sampan Tenggelam di Perairan Namosain, Dua Orang Tewas Satu Kritis
Salah satu korban sampan tenggelam bernama Mad Sari sedang dirawat di RSAL Kupang

Sampan Tenggelam di Perairan Namosain, Dua Orang Tewas Satu Kritis

​Kota Kupang, Vox NTT-Sebuah sampan yang digunakan oleh tiga nelayan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) tenggelam di Perairan Namosain.

Kejadian naas ini dikemukakan Kepala Bidang Humas Polda NTT AKBP Jules Abraham Abast saat di konfirmasi oleh awak media, Jumat (30/6/2017)pagi .Jules mengatakan dua orang nelayan yang meninggal adalah Semuel Bansoma (31) dan Jhoni Mone (42).
Diceritakan Jules, kejadian itu bermula ketika Kapal Makarios menurunkan sejumlah anak buah kapal dari atas kapal menuju Pantai Namosain. Sampan itu dikemudikan Fatur Isak (16).

Awalnya Fatur mengantar dua orang anak buah kapal, Hasan dan Husein menuju pantai. Setelah itu, Fatur kembali lagi ke Kapal Makarios.

Saat itu, air laut masuk ke dalam sampan. Ketika Fatur tengah membuang air laut, ketiga korban langsung menaiki sampan. Fatur pun langsung mendayung menuju arah Pantai Namosain.

“Tapi kurang lebih baru 50 meter dari Kapal Makarios, sampan yang dikemudikan oleh Fatur terbalik dikarenakan banyaknya air laut yang masuk ke dalam sampan dan beban muatan yang berlebihan, sehingga mengakibatkan sampan terbalik dan tiga korban tersebut tenggelam,”ungkapnya.

Sebelum tenggelam, kata dia, dua orang korban masih sempat berpegangan ke Fatur.
Saat itu pula Fatur  berteriak meminta tolong kepada warga sekitar. Melihat hal itu, nahkoda kapal Makarios mendekat dengan menggunakan kapal untuk menolong mereka.

Beberapa orang dari pantai juga datang untuk menolong dan langsung membawa para korban ke Pantai Namosain. Ketiga korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Angkatan Laut.

“Dari tiga korban tersebut ada dua orang yang meninggal dunia Jhoni Mone dan Semuel Bensoma. Sedangkan Mad Sari masih dalam keadaan kritis dan dirawat di RSAL Kupang,” jelasnya.

Saat ini, jenazah keduanya sudah dibawa ke keluarga. Jhoni disemayamkan di rumah duka di Kelurahan Manutapen, Kecamatan Alak.

Sedangkan jenazah Semuel disemayamkan di rumah duka Kelurahan Bakunase, Kecamatan Kota Raja.

Hal senada pula disampaikan beberapa warga sekitar pantai Namosain saat ditemui VoxNTT, Jumat (30/06/2017). Para warga membenarkan kejadian tersebut terjadi  sekitar jam 15.10 wita bertempat di pantai Namosain. 

Mereka melihat Fatur telah mengantar 2 (dua) orang yakni, Hasan dan Ian Husein dengan menggunakan sampan dari kapal Makarios menuju pantai dengan selamat.

Beberapa warga yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, kurang lebih 50 meter dari kapal Makarios, sampan yang dikemudikan terbalik dikarenakan banyaknya air laut yang masuk ke dalam sampan dan beban muatan yang berlebihan.(Mou/VoN).

Komentar

comments

VOX Share Button

Check Also

Kaum Muda Matim Ajak Masyarakat Wujudkan Pilkada Damai

Borong, Vox NTT-Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tinggal hitung hari akan digelar pada 27 Juni …