Saat AKBP Marselis Sarimin Karong dan Mensi Anam pose bersama di Sekretariat Hanura Matim (Foto: Nansianus Taris/VoN)

Borong, Vox NTT- Frumensius Frederik Anam, anggota DPRD Manggarai Timur (Matim) menjadi salah satu figur yang dilirik AKBP Marselis Sarimin Karong untuk menjadi wakilnya pada Pilkada 2018 mendatang.

Marselis Sarimin Karong sendiri tampaknya sudah membulatkan tekad untuk maju di Pilkada Matim 2018 mendatang.

Hal itu dibuktikan, Kapolres Manggarai itu sudah mendaftarkan diri di Partai Hanura, Jumat (28/7/2017). Dia sudah mendaftarkan di partai, PKS, PKPI, dan PDIP, termasuk Hanura.

Marselis mengatakan, selama dirinya berjalan ke pelosok di Matim, pembangunan terutama jalan tampaknya tidak bisa dituntaskan selama lima tahun.

Karena itu, dia membutuhkan wakil yang muda dan energik untuk mendampinginya di 2018 mendatang.

“Saya berharap, wakil saya itu anak muda yang brilian dan energik. Supaya dia bisa ganti saya nanti. Dan juga semangat membangun dan melayaninya tinggi.  Pejabat publik tidak untuk dilayani tetapi harus siap melayani. Kalau pilih yang sudah tua mereka sudah terkontaminasi dengan pejabat-pejabat yang ada,” tegas mantan Kapolres Puncak Jaya Papua itu.

Marselis sendiri tetap melakukan survei ke lapangan untuk mencari calon wakil yang dikenal banyak oleh masyarakat. Tentunya, fisiknya bagus, otak brilian, dan cerdas.

“Salah satunya yang dilirik adalah ketua Hanura yaitu Mensi Anam. Karena beliau adalah salah satu tokoh muda yang energik, visioner, dan integritasnya bagus di Matim. Teritorialnya masuk. Kalau satu dari Kota Komba satunya cari yang di utara yaitu Lamba Leda,” katanya.

Menanggapi hal itu, Mensi Anam menyampaikan terima kasih dan apresiasi karena sudah masuk dalam bursa nama figur yang bakal mendampingi Marselis Sarimin Karong di Pilkada Matim 2018.

Namun, Ketua Partai Hanura Matim itu menegaskan dirinya siap maju tentu bukan karena kehendak pribadi.

Pada prinsipnya kata dia, ia maju sebagai salah satu kontestan Pilkada Matim harus berangkat dari kehendak banyak orang atau keinginan publik di kabupaten ujung timur Manggarai itu.

“Tidak bakalan saya maju karena atas kehendak pribadi saja. Saya tentu tidak sedang berburu kekuasaan,” kata Mensi

Menurut dia, keterwakilan orang muda memang mendapat pengakuan dalam perhelatan politik Pilkada Matim 2018 mendatang.

“Kita lihat saja nanti. Politik itu dinamis. Biarkan ini awal dari kita berpacaran dulu,” kata Mensi.

Partai Hanura juga, kata Mensi merasa tersanjung karena Marselis bisa hadir di sekretariat Hanura.

“Jujur, ini sangat luar biasa. Biasanya bapak mendaftar di partai lain itu pakai utusan saja. Tapi di Hanura, bapak bisa hadir. Terima kasih sudah menghargai ketentuan yang sudah kami buat,” kata Mensi. (Nansianus Taris/AA/VoN)

alterntif text