Offroader Eko Prasetyo saat tampil di sirkuit Haliwen. (Foto: Marcel)

Atambua, Vox NTT-Offroader nasional Eko Prasetyo yang tampil pada turnamen Wirasakti Offroad bersama tim Clardel dari Timor Leste gagal finish pada laga hari kedua Wirasakti Offroad di sirkuit Haliwen Atambua, Sabtu (7/10/2017).

Wirasakti offroad 2017 itu diselengarakan oleh Korem 161 Wirasakti Kupang bersama Kodim 1605 Belu sejak Jumat 6 Agustus hingga hari ini Minggu (8/10/2017).

Event ini menjadi bagian perayaan untuk memperingati HUT TNI ke-72.

Eko sendiri merupakan kelas 2051-4800 CC. Banyak offroader, baik di daratan Timor maupun dari Jawa dan Timor Leste ikut bertarung untuk memperebutkan gelar juara.

Pantuan VoxNtt.com, Eko yang tergabung dalam Clardel Team asal Timor Leste dengan nomor star 21, nomor lambung 071 tidak mampu menyelesaikan balapan dan mobilnya terpaksa dievakuasi oleh panitia.

Mobil jenis MRT05 mengalami kerusakan pada transmisi sehingga tak bisa melanjutkan balapan. Demikian jelas Eko kepada VoxNtt.com.

Eko yang menggeluti offroad sejak 1996 mengaku dirinya tidak bisa menyelesaikan balapan karena mobil yang ditunggangi mengalami gangguan teknis. Beberapa baut penyangga roda dan transmisi terlepas, sehingga mobilnya tidak bisa lagi melaju di sirkuit yang berlumpur.

Meskipun penampilannya tidak maksimal, Eko mengaku tetap optimis untuk terus berjuangan bersama timnya.

Dia mengaku dirinya kurang beruntung dalam penampilannya kali ini.

Namun demikian dia tetap akan tampil maksimal untuk mendukung rekan setimnya Toni Lopez dari Timor leste yang unggul pada balapan hari kedua dengan catatan waktu 3.03 menit.

“Prinsipnya kami tetap optimis, karena masih ada balapan hari ketiga. Sifatnya saya mendukung Toni agar lebih maksimal karena kalau dibanding, mobil saya kalah jauh sama yang dipakai Toni,” jelas Eko.

Pantauan VoxNtt.com, kejuaraan Wirasakti Offroad 2017 cukup menyedot perhatian penonton.

Betapa tidak, terik panas matahari yang begitu menyekat tidak menyurutkan semangat penonton untuk ikut menyaksikan balopan yang lintasannya terdapat banyak kubangan berlumpur. (Marcel/AA/VoN)

alterntif text