Saturday , January 20 2018
Home / Berita Terkini / Bermimpi Mengubah NTT? Tengok Dulu Kakus Para Pejabatnya
Kondisi kamar WC di Kantor Bupati Ngada memprihatinkan (Foto: Arkadius Togo/ Vox NTT)

Bermimpi Mengubah NTT? Tengok Dulu Kakus Para Pejabatnya

Redaksi, Vox NTT-Kita tak menolak bahwa toilet sangat lekat dengan kehidupan. Apakah itu bagi seorang anggota dewan, presiden, bupati, tukang ojek, guru, petani, dari anak-anak sampai nenek-nenek, dari si miskin sampai si kaya. Singkat kata semua manusia butuh toilet.

Dalam bidang arsitektur, kakus bahkan mencerminkan budaya. Seorang filsuf asal Slovenia, Slavoj Zizek menyatakan bahwa ideologi tiap-tiap negara seperti Perancis, Jeman dan Anglo Saxon tercermin dari bentuk  kakus mereka.

 Dalam ilmu Feng Shui, toilet dianggap sebagai tempat dengan aura negatif atau Sha Qi karena merupakan tempat pembuangan kotoran. Oleh karenanya, toilet perlu ditata dengan baik agar terhindar dari hal-hal buruk.

Lalu, bagaimana dengan kondisi toilet di beberapa perkantoran pemerintah di NTT?

Penelusuran VoxNtt.com selama 6 hari dari tanggal 20 sampai 26 Oktober 2017 menemukan toilet di beberapa instansi pemerintahan tersebut tidak terurus dengan baik.

Kotor, rusak, bau menyengat, lantai menguning, tak ada air, bahkan beberapa diantaranya ditemukan meluap adalah setumpuk fakta yang ditemukan di lapangan.

Setidaknya ada 9 kabupaten kota yang berhasil ditelusuri dengan hasil yang cukup memprihatinkan. Untuk lebih lengkap, berikut data yang berhasil kami rangkum.

Sumber: Litbang Vox NTT

Kondisi ini memang cukup menampar wajah sanitasi di lingkungan birokrasi kita. Dari data ini tersingkap dengan jelas bahwa perilaku dan mentalitas para birokrat di daerah ini tampak masih jauh dari kata beradab.

Masalah toilet sebenarnya urusan kecil yang tidak harus menganggarkan biaya yang besar, namun untuk yang satu ini kita masih jauh dari harapan.

Lalu, apa yang mau dikata dari fenomena ini?

Untuk menjawabi persoalan ini, pengamat politik dari Institut Sophia Kupang, Lasarus Jehamat berhasil dikonfirmasi media ini, Selasa (07/11/2017). Menurut dia, data ini sebenarnya menunjukan mentalitas birokrasi kita yang buruk, busuk dan berbau tak sedap.

Kondisi kamar WC di Kantor Disdukcapil Matim yang memprihatinkan (Foto: Nansianus Taris/Vox NTT)

“Wajah orang terlihat jelas dalam toilet kan? Birokrasi kita memang buruk, busuk dan berbau tak sedap” ungkap Jehamat blak-blakan.

Apa yang disampaikan dosen sosiologi Universitas Nusa Cendana ini benar adanya. Perilaku buruk birokrasi sangat tampak dalam minusnya semangat pelayanan. Tak hanya buruk di dalam tubuh birokrasi juga sepertinya menyimpan aroma yang tak sedap.

Hal ditegaskan Yeni Sucipto, dari Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) dalam penelitiannya yang diseminarkan beberapa waktu lalu di Kupang.

Pihaknya bahkan mengalami kendala dalam hal transparansi tata kelola pemerintahan.

“Kita kesulitan dalam melakukan uji akses berbagai dokumen pemerintah” ungkapnya dalam seminar yang diselenggarakan KPPOD di Hotel Swiss-Belinn, Kamis, 4 Mei 2017 lalu.

Dalam temuan FITRA, uji akses yang paling fatal terjadi di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. Timnya harus meminta respon sampai dengan 14 hari kerja namun juga tetap tidak ada respon.

Kondisi WC Pria pada Kantor Dinas Pertanian TTU yang dipenuhi sarang Laba-laba dan berbau. (Foto: Eman Tabean/ Vox NTT)

Selain buruk dan menyimpan aroma tak sedap, dalam banyak hal, birokrasi kita memang kotor adanya.

“Pemerintahan kita sulit bersih karena fakta buruk dari ruangan yang mestinya bersih” demikian Lasarus Jehamat menambahkan.

Dari aspek kesehatan, Jehamat bahkan menyebut manusia NTT memang sulit sehat.

“Negara tidak mampu membersihkan diri. Jika diri, dalam rupa toilet sulit bersih, apalagi berpikir tentang membangun kesehatan masyarakat NTT” jelasnya.

Urusan toilet memang terkesan kecil dan remeh temeh, namun dari yang kecil dan terabaikan ini tergambar sangat jelas siapa diri kita yang sebenarnya.

Berbicara untuk membangun apalagi mengubah NTT menjadi lebih baik memang penting digagaskan dalam program yang besar, runut dan terencana.

Namun, bagaimana mimpi itu tercapai jika mengurus toilet saja kita belum tuntas?

Penulis: Irvan K

BACA juga proyeksi berita kami tentang kebersihan WC

Komentar

comments

VOX Share Button

Check Also

Golkar Optimis Paket Victory-Joss Menang di Ngada

Bajawa, Vox NTT- Partai Golkar optimis bakal meraup dukungan penuh untuk pasangan Victor Bungtilu Laiskodat …