Situasi FGD Panwaskab Manggarai di Hotel Revayah-Ruteng, Jumat (29/12/2017)

Ruteng, Vox NTT- Panwas Kabupaten Manggarai menggelar Fokus Group Discussion (FGD) di Hotel Revayah-Ruteng, Jumat (29/12/2017).

FGD itu bertema Pengawasan Partisipatif Masyarakat: Bersama Rakyat Awasi Pilkada 2018 dan Pemilu 2019.

Tema tersebut dikupas oleh dua narasumber, yakni Direktur Pusat Pastoral (Puspas) Keuskupan Ruteng, Pastor Martin Chen dan Kaban Kesbangpolinmas Kabupaten Manggarai, Ansel Asfal.

Mengawali FGD itu, Ketua Panwaskab Manggarai, Marselina Lorensia mengatakan kegiatan itu dibuat untuk mengajak masyarakat untuk ikut serta mengawasi semua tahapan pilkada 2018 dan pemilu 2019.

“Karena tanpa partisipasi masyarakat, kerja-kerja pengawasan tidak akan maksimal,” ujarnya.

Senada dengan Lorensia, Ketua Divisi Pencegahan dan Hubungan Antarlembaga, Herybertus Harun menjelaskan keterlibatan masyarakat menjadi faktor penentu kesuksesan pengawasan pemilu.

“Kerja-kerja pemilu tidak akan sukses tanpa keterlibatan masyarakat. Awal 2018 ini kita masuk dalam pemuktahiran data dan kita awasi tahapan per tahapan. Tentu tanggung jawab pengawasan tahapan ini tidak bisa disandarkan pada 3 orang komisioner, tapi membutuhkan keterlibatan semua elemen masyarakat,” tegasnya.

“Selama ini kami sudah mengajak beberapa kelompok, seperti kelompok media, pemuda dan masih banyak lagi. Kami masukan kelompok tersebut dalam sebuah wadah yang namanya sahabat Bawaslu. Selanjutnya, kami gandeng mereka untuk awasi penyelenggaraan pemilu,” jelasnya.

Sahabat Bawaslu tersebut, kata Harun, sangat diharapkan dapat memberi kontribusi nyata dalam kegiatan pengawasan, sehingga pilkada 2018 dan pemilu 2019 semakin berkualitas.

“Masyarakat sangat diharapkan memiliki kontribusi dalam pengawasan. Untuk bisa berkontribusi, masyarakat tentunya harus memiliki ilmu dasar pengawasan sehingga bisa mengawasi dengan baik,” tegasnya.

 

Kontributor: Ano Parman
Editor: Adrianus Aba

alterntif text