Yohanes Nahas, Ketua DPD II Golkar Manggarai Timur (Foto: Ist-)

Borong, Vox NTT– Ketua DPD II Golkar Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Yohanes Nahas menyatakan banyak pejabat di daerah itu masuk penjara lantaran pemimpinnya tidak becus.

“Banyak kita punya pejabat yang masuk bui di Kupang. Itu dikarenakan mereka tidak mampu mengelola keuangan daerah. Pemimpinnya tidak becus, sehingga yang di bawah buat sesuka hati saja. Saya ini omong berdasarkan fakta dan data,” tegas Nahas dalam acara deklarasi keluarga pasangan Frans Sarong dan Kasmir Don (Paket Sarong-Kasmir), bakal calon bupati dan wakil bupati Matim di Mano, Minggu (21/01/2018).

John Nahas menegaskan, korupsi di Matim terjadi karena pemimpinnya tidak bisa memberikan arahan dan pemahaman tentang tata cara pengelolaan keuangan daerah.

Bagi dia, hal itu perlu disampaikan agar masyarakat Matim bisa memilih calon pemimpin yang benar, jujur, dan berintegritas.

Mantan Ketua DPRD Matim itu juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar hati-hati dengan kandidat yang menggunakan politik uang untuk meraup suara.

“Kalau ada kandidat yang kasih uang, terima uangnya, tetapi jangan pilih orangnya,” kata Nahas.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

alterntif text