Home / Berita Terkini / Ketua STP St Petrus Keuskupan Atambua Resmi Dijabat Pastor Theo Asa Siri
Pastor Theo Asa Siri, Pr (sebelah kiri tengah), Ketua STP St Petrus Atambua saat menerima dokumen dari Ketua STP sebelumnya, Pastor Yanuarius Seran, Pr (Kanan tengah)

Ketua STP St Petrus Keuskupan Atambua Resmi Dijabat Pastor Theo Asa Siri

Kefamenanu,Vox NTT– Ketua Sekolah Tinggi Pastoral (STP) Keuskupan Atambua akhirnya resmi dijabat oleh Pastor Theodorus Asa Siri, Pr.

Pastor Theo akan mengemban jabatan tersebut hingga tahun 2021 mendatang.

Jabatan Ketua STP St Petrus Keuskupan Atambua tersebut sebelumnya diemban oleh Pastor Yanuarius Seran, Pr sejak tahun 2009 hingga tahun 2017.

Pelantikan Pastor Theo dilakukan oleh Ketua Yayasan Pendidikan Snuna Pastor Agustinus Seran, Pr di gedung STP Keuskupan Atambua yang beralamat di Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Utara pada Jumat 26 Januari 2018.

Acara pelantikan dan serah terima jabatan tersebut dilangsungkan dalam perayaan ekaristi kudus yang dipimpin langsung oleh Pastor Deken Kefamenanu, Gerardus Salu, Pr.

Pantauan VoxNtt.com, selain melantik Ketua STP St Petrus Keuskupan Atambua, turut dilantik Anselmus Yata Mones sebagai Wakil Ketua I Wilbrodus, Cornelis Usboko sebagai Wakil Ketua II, dan Pastor Benitius Metom, Pr sebagai Wakil Ketua III.

Tampak hadir Kepala Dinas PPO Kabupaten TTU Emanuel Anunu, Kepala Kantor Agama Kabupaten TTU, serta ratusan civitas akademika STP St Petrus Keuskupan Atambua.

Ketua STP St Petrus Keuskupan Atambua, Pastor Theo saat ditemui VoxNtt.com usai acara pelantikan berjanji akan membawa sekolah tinggi itu ke arah yang lebih baik lagi.

“Kalau kemarin akreditasi sekolah tinggi ini masih akreditasi C, maka saya akan bawa untuk harus lebih dari itu, hanya saya tidak mau targetkan akreditasi A atau B,” jelasnya.

Kata dia, sejak STP St Petrus Keuskupan Atambua didirikan beberapa tahun lalu, hingga kini sudah berhasil mewisudakan 701 mahasiswanya.

Selain itu beberapa kemajuan lain yang sudah dicapai oleh pemimpin sebelumnya, jelas Pastor Theo, akan terus dijaga dan ditingkatkan demi kemajuan kualitas pendidikan.

“Di sekolah tinggi ini, sejak beberapa tahun lalu mahasiswa semua wajib masuk asrama, selain itu mahasiswa juga tidak hanya diajari tentang ilmu katekis tetapi juga dilatih wirausaha. Seperti pertanian dan juga menenun. Sehingga saat keluar nanti bisa berusaha menghidupi dirinya dan masyarakat nantinya, kemajuan yang sudah ada ini pasti akan kita tingkatkan lagi kedepannya,” janjinya.

 

Penulis: Eman Tabean
Editor: Adrianus Aba

Komentar

comments

VOX Share Button

Check Also

20.000 Pemilih di Manggarai Belum Miliki Suket Kependudukan

Ruteng, Vox NTT- Sebanyak 20.000 pemilih pemula Pilgub NTT di Kabupaten Manggarai belum memiliki surat …