Home / Berita Terkini / Anggota DPR RI Dukung Koopssugab dan Polri Berantas Terorisme
Anggota DPR RI Yosep B. Badeoda saat memberikan keterangan kepada awak media usai Sosialisasi UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (Foto: Ian Bala/Vox NTT)

Anggota DPR RI Dukung Koopssugab dan Polri Berantas Terorisme

Ende, Vox NTT-Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Yosep B. Badeoda mendukung langkah antisipasi Presiden Joko Widodo melibatkan Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssugab) TNI membantu Polri berantas terorisme yang marak terjadi belakangan ini.

Sebab menurut Badeoda, terorisme benar-benar mengancam kehidupan bangsa dan negara.

“Ya, kejadian ini memang tidak disangka-sangka oleh kita. Orang menilai kejadian ini bermulai di Mako Brimob itu. Lalu terjadi di Surabaya, Riau dan beberapa tempat. Poinnya memang terus kita waspada dan mengingatkan kita (DPR) untuk menyelesaikan persoalan Undang-Undang,” kata Badeoda usai Sosialisasi UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu kepada Mahasiswa STKIP Simbiosis di SMP Kelimutu, Ende, Flores, NTT pada Kamis, (17/05/2018).

Ia mengatakan, perlu adanya keterlibatan TNI untuk memberantas terorisme. Hal ini mengingat adanya pesta demokrasi baik Pilkada maupun Pilpres dan Pileg 2019 nanti.

“Kan kita mau adakan pesta demokrasi, pemilu. Jangan sampai terorisme ini mengancam pesta demokrasi. Saya kira, langkah Presiden untuk menginstruksikan Koopssugab pantas, tidak masalah,”ucap Politisi Demokrat asal Ende ini.

Badeoda menyayangkan terorisme yang melibatkan anak-anak dan perempuan. Ia bahkan mengutuk pelaku terorisme yang terus mengganggu keharmonisan bangsa dan negara.

Ia mengklaim bahwa secara lembaga partai sudah memberikan pernyataan terhadap terorisme yang marak akhir-akhir ini.

“Pas kejadian, partai kita langsung mengeluarkan pernyataan mengutuk tindakan itu,” katanya.

 

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Komentar

comments

VOX Share Button

Check Also

PSI Sebut Perekrutan THL di Matim Sarat Nepotisme

Borong, Vox NTT-Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia Manggarai Timur (PSI Matim), Pankrius Purnama menyebut perekrutan …