Kapolres TTU, AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto, S.IK,SH,MH (Foto: Eman Tabean/ Vox NTT)

Kefamenanu, Vox NTT- Kepolisian Resort TTU berencana melibatkan pemuda lintas agama, baik yang tergabung dalam organisasi masyarakat maupun bela diri dalam mengamankan hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah.

Pemuda lintas agama tersebut akan disiagakan untuk mengamankan jalannya perayaan hari raya umat muslim di masjid-masjid dalam wilayah Kota Kefamenanu dan sekitarnya.

“Kita akan libatkan pemuda lintas agama, baik itu dari ormas maupun organisasi beladiri guna membantu mengamankan jalannya hari raya Idul Fitri di sejumlah tempat ibadah nanti,” jelas Kapolres TTU, AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto saat diwawancarai VoxNtt.com usai apel gelar pasukan di Mapolres setempat, Rabu (06/06/2018).

AKBP Rishian menyatakan, untuk pengamanan hari raya Idul Fitri ini sendiri pihaknya menurunkan 2/3 kekuatan atau sebanyak 260 personil.

Selain melakukan penjagaan keamanan, lanjutnya, Polres TTU juga sudah berkoordinasi dengan beberapa instansi terkait untuk dilakukan pemantauan terhadap kenaikan harga sembako yang biasa terjadi jelang hari raya.

“Kita sudah melakukan rapat koordinasi dengan instansi samping seperti TNI, Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan dan instansi lainnya guna dilakukan pemantauan terhadap kenaikan harga sembako jelang hari raya nanti,” tandasnya.

Perketat Penjagaan di Pintu Perbatasan RI-RDTL

Kapolres Rishian pada kesempatan tersebut juga menegaskan, salah satu titik yang menjadi fokus pengamanan jelang hari raya Idul Fitri yakni wilayah perbatasan RI-RDTL.

Hal itu dimaksudkan agar mencegah adanya penyusup yang ingin masuk dan membuat kekacauan saat jelang hari raya nanti.

“Untuk pos-pos perbatasan pastinya kita bekerjasama dengan TNI dan semua pihak terkait untuk tingkatkan keamanan sehingga tidak ada penyusup yang masuk dan membuat kekacauan saat hari raya Idul Fitri nanti,” tegasnya.

 

Penulis: Eman Tabean
Editor: Adrianus Aba

alterntif text