Rumah Potong Hewan (RPH)di Kelurahan Lamawalang, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur (Flotim) hingga kini masih telantar (Foto:

Larantuka, Vox NTT- Rumah Potong Hewan (RPH) di Kelurahan Lamawalang, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur (Flotim) hingga kini masih telantar.

Padahal dalam wawancara dengan VoxNtt.com pada 16 April 2018 lalu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Flotim Anton Wukak Sogen pernah berjanji RPH tersebut segera direnovasi.

Baca Juga: Rumah Potong Hewan di Flotim Mubazir

Namun hampir dua bulan berlalu, RPH yang dibangun tahun 2007 lalu itu tampak belum ada tanda-tanda perbaikan oleh Distanak Flotim.

Bak penampung air, salah bangunan pendukung RPH dipenuhi rumput liar (Foto: Sutomo Hurint/ Vox NTT)

Anehnya, saat dikonfirmasi kembali VoxNtt.com, Jumat (08/06/2018), Kadis Anton malah berkata lain.

Meski tidak sedang mengabaikan renovasi kembali bangunan RPH tersebut, namun Anton berdalih saat ini pihaknya sedang fokus pada program Peremajaan dengan Penjarangan dan Pemangkasan Mete, serta Geretak Birahi Sapi.

“Untuk sementara, sekarang ini kami fokus pada program besar penjarangan mente. Di samping mente sekarang ini juga ada program Geretak Birahi Sapi. Bukan kita mengabaikan RPH yang di bawah itu (di Kelurahan Lamawalang),” kata Anton.

Pantauan VoxNtt.com, Selasa siang (12/06/2018), RPH tersebut dalam kondisi tak terawat. Bangunan RPH malah dijadikan tempat orang membuang air kencing.

Bagian dalam ruangan RPH yang diduga menjadi tempat praktik asusila warga. Pada ruangan ini ditemukan baju wanita berwarna hitam, alas lantai dari baliho dan terpal berwarna biru (Sutomo Hurint/Vox NTT)

Sementara masyarakat penjual daging memotong hewan di lokasi pemukiman penduduk.

Beberapa titik lokasi pemukiman warga yang dijadikan sebagi tempat pemotongan hewan di Larantuka antara lain di Kelurahan Pohon Siri, Kelurahan Pohon Bao, dan Kelurahan Kampung Baru.

 

Penulis: Sutomo Hurint
Editor: Adrianus Aba

alterntif text