Kupang, Vox NTT- Aksi dukung-mendukung tim favorit yang tampil di piala dunia menjadi topik diskusi selama ajang empat tahunan ini berlangsung. Begitu pula dengan calon gubernur NTT, Benny K Harman.

Di tengah kesibukannya menyelesaikan kampanye pada putaran terakhir, pria yang akrab disapa BKH ini ternyata diam-diam memantau pertandingan piala dunia yang resmi dibuka Kamis, 14 Juni 2018 kemarin.

Kepada VoxNtt.com, usai menonton pertandingan pembuka piala dunia Rusia vs Arab Saudi, BKH mengaku punya tim andalan dalam kompetisi bola lintas negara kali ini.

Dari sekian negara yang berhasil lolos ke Piala Dunia, Timnas Brasil dijagokan BKH keluar menjadi juara.

Ditanya alasan mengapa ia lebih mendukung Tim Samba, BKH dengan gamblang mengatakan pengalaman dan mental juara mereka sudah terbukti.

Selain itu, kata BKH, Brasil punya stok gelandang bertahan yang mumpuni. Tiga nama gelandang bertahan yang memberikan keseimbangan luar biasa ini yakni Casemiro, Fernandinho dan Paulinho.

Brasil memang sering menjadi tim favorit di setiap turnamen. Hal ini tak lepas dari torehan juara dan kualitas pemain mereka.

“Brasil sudah meraih juara dunia sebanyak lima kali (1958, 1962, 1970, 1994, 2002) dan ini menjadi modal mereka di Rusia,” tulis BKH saat dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp, Kamis (14/06/2018) malam.

“Saya berharap Brasil dapat menang. Sudah cukup lama sejak 2002, menurut saya sekaranglah saatnya,” ungkap BKH.

Sepak Bola Senjata Perdamaian Dunia

Dalam pandangan yang lebih luas, BKH menyebut sepak bola sebagai ajang perdamaian dunia. Saat negara-negara di dunia bertemu dalam satu event, mereka saling mengenal, saling memahami, dan saling menghargai dalam semangat sportivitas.

“Walau berbeda suku-bangsa, agama, dan budaya, mereka bisa bersatu-padu dalam semangat kebersamaan dan persatuan. Tatap muka dan interaksi langsung di antara mereka diharapkan mampu menghilangkan prasangka, labelling negatif, ataupun stereotip yang dapat memicu perselisihan, konflik, bahkan peperangan” tegas pendiri Setara Institute ini.

Karena itu, lanjut BKH, ajang piala dunia kali ini harus meningkatkan persaudaraan, persahabatan dan kerja sama antara negara serta mempromosikan perdamaian dunia melalui sepak bola.

“Jika perang tak bisa mendamaikan negara yang berselisih, mungkin sepakbola bisa menjadi senjata agar Bumi manusia tempat kita berpijak ini hidup dalam keharmonisan” tegasnya.

Penulis: Tarsi Salmon

Editor: Irvan K

alterntif text