Kapolsek Tasifeto Barat berfoto bersama kepala sekolah dan siswa SMA N Tasifeto Barat usai upacara bendera .(Foto: Marcel/Vox NTT)

Atambua, Vox NTT-Kepolisian Resort (Polres) Belu mengadakan kegiatan police goes to school di SMAN Tasifeto Barat, Senin (30/07/2018) pagi.

Kegiatan ini digelar untuk menyadarkan siswa atas maraknya perilaku menyimpang remaja dan pelanggaran tata tertib berlalulintas.

Penyadaran ini disampaikan Kapolsek Tasifeto Barat, IPDA I Wayan Budiasa di sela-sela upacara Bendera di lapangan SMAN Tasifeto Barat.

Budiasa yang bertindak sebagai inspektur upacara mengingatkan para pelajar tentang bahaya perilaku menyimpang.

Perilaku menyimpang, tutur Budiasa, tidak hanya dilakukan orang dewasa tetapi juga banyak melibatkan anak-anak sekolah baik pelajar SMP maupun SMA.

Beberapa kasus yang sering melibatkan remaja antara lain perkelahian, tawuran antar pelajar, penyalahgunaan narkotika, seks di luar nikah, miras dan perjudian.

“Sering kita jumpai, siswa sekolah terjerumus ke hal-hal negatif dan ini sangat disayangkan mengingat pelajar adalah generasi penerus bangsa” kata Kapolsek Budiasa.

Mantan KBO Reskrum Polres Belu ini juga mengingatkan para pelajar untuk lebih mawas diri agar tidak terjerumus dalam perilaku yang merugikan diri sendiri, keluarga dan masyarakat.

“Tanggung jawab pembangunan ada di pundak kalian, jauhi dan hindari perilaku menyimpang seperti yang sudah Saya sebutkan tadi. Sangat disayangkan bila anak-anak muda sebagai aset penting bagi Negara, harus terpengaruh hal-hal yang dapat merusak masa depan” ujar Budiasa.

Dalam kesempatan itu, Budiasa juga memberikan motivasi kepada para siswa yang terpilih menjadi Paskibra untuk melaksanakan tugas dengan bangga dan penuh tanggungjawab.

Penulis: Marcel Manek

Editor: Irvan K

alterntif text