Ketua DPP Partai Hanura, Andre Garu (Foto: Ardy Abba/ Vox NTT)

Ruteng, Vox NTT- Partai  Hanura optimistis bisa mencapai ambang batas parlemen (parliamentary threshold), yakni harus mendapatkan suara sah 4 persen.

Adrianus Garu, salah satu Ketua di DPP Hanura mengatakan, pihaknya sudah sangat siap dan optimistis bisa mencapai parliamentary threshold.

“Kami sudah siap, walaupun survey, survey ini kan asumsinya 1.000 orang. Masa samakan dengan 250 juta jiwa masyarakat Indonesia. Ini juga nggak adil,” ujar Andre kepada sejumlah awak media usai melakukan kegiatan pembekalan caleg Hanura di aula Hotel Dahlia Ruteng, Kabupaten Manggarai,  Rabu (05/06/2018).

Namun demikian, Andre Garu mengatakan, pihaknya tidak sedang menyalahkan survey.

Menurut dia, hasil survey Partai Hanura pada Pileg 2014 lalu sebesar 0,3 persen. Namun hasil Pileg bisa mencapai  5,26 persen atau 6.579.498.

Apalagi pemilu kali lalu, partai yang saat ini dipimpin Oesman Sapta Odang alias OSO itu  berhasil mendapatkan 1.300 anggota DPRD, mulai dari daerah hingga pusat.

Para caleg Partai Hanura sedang mengikuti kegiatan pembekalan di Aula Hotel Dahlia Ruteng (Foto: Ardy Abba/ Vox NTT)

“Kita saat ini, bagaimana cara menarik simpatik masyarakat dalam rangka memperjuangkan kepentingan masyarakat mulai dari daerah sampai nasional,” katanya.

Selain kekuatan-kekuatan tersebut, mesin Partai Hanura juga telah disiapkan dengan baik untuk bertarung di pemilu 2019 mendatang.

Kata Andre, pembenahan struktur partai sudah dilakukan dari pusat hingga ke tingkat ranting.

Pembekalan Caleg

Dalam rangka mengejar target-target yang sudah direncanakan sebelumnya, Partai Hanura konsen juga melakukan pembekalan para calegnya.

Pada Selasa, 5 September 2018, Andre Garu sendiri hadir memberikan pembekalan caleg Partai Hanura untuk tiga kabupaten, yakni Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur.

Pembekalan yang berlangsung di aula Hotel Dahlia Ruteng itu dihadiri ratusan kader dan caleg dari tiga kabupaten tersebut.

Menurut Andre, pembekalan para caleg Partai Hanura di Pulau Flores akan dilakukan secara bertahap.

“Kita kumpulkan kekuatan, supaya bisa berpolitik dengan baik dan menang,” kata Andre.

Dia mengatakan, selain mengumpulkan kekuatan, pembekalan caleg juga untuk memberitahukan bahwa sudah tidak ada masalah lagi bagi Partai Hanura pada Pileg 2019 mendatang.

 

Penulis: Ardy Abba

alterntif text