Minggu, Agustus 19, 2018

Puisi-Puisi Mila Lolong

Se(TABAH) Di sini musim patah berganti Pucuk-pucuk luruh Pelupuk-pelupuk lusuh, hendak meluruhkan Awan di sudut pelupuk menjelma basah Bagaimana dengan kotamu Yang katanya kota paling “kekasih”   Sudahkan engkau seduhkan secangkir rindu Secangkir...

Kematian Ata Pozo

Cerpen Fian Watu* Siang belum pamit ketika kejadian itu tiba. Tangisan demi tangisan memecahkan siang yang keras itu. Tidak hanya siang, lantai rumah dan kain-kain...

Puisi-Puisi Yonas Purab

Mimpi             -kepada Para Penunggu Damai Hari ini Tuhan mengunjungiku Membawa serta salib dan lebam Ah…yang benar saja Tuhan?   Memang mimpi adalah semacam memancing ikan Kadang dapat, terkadang entahlah…. Menunggu. :Tuhan adalah tetangga...

Cerpen: Diary Tanpa Hari

Cerpen Ronny Manas Lekuk pinggul pantai melilit kaki bukit utara Nian Tana Sikka hingga basah berbusa dijilat hempas lidah gelombang. Lelaki penjinak makhluk bawah laut bertelut...

Puisi-Puisi Putra Niron

Butiran Ke 10 Jemari kekasihku Meremas erat butiran ketiga Mulutnya mengunyah lidahku Sambil daraskan  pujian Kepada ibu lelaki yang dituduh penjahat Aku ingin mengoyak pakaian kekasihku Sebelum jemarinya berhenti Pada butiran kesepuluh Dan...

Puisi-Puisi Fian Watu

Rabu Abu Cinta abu-abu Cinta campur abu Cinta melebur abu. Mencintai-Mu dengan abu. Memuji-Mu dengan tangis. Aku mau tetap di sana, di alas kaki-Mu: Puasa.   Puasa Benci harus menjelma abu. Cinta harus menjelma...

Puisi-Puisi Gody Usnaat-Catatan Redaksi Hengky Ola Sura

POHON SINYAL :buat Anna 1/ sudah dua jam aku duduk di bawah pohon sinyal menanti sinyal datang hinggap dan berkicau seperti burung dan aku macam ranting bergoyang-goyang tenang   mata telepon genggamku kubiarkan menatap...

Puisi-Puisi Febhy Irene

“SALAH   Aku pergi dengan gelisah Di ruang tunggu bandara, kurebahkan segenggam luka Di seberang jalan kulihat dari balik kaca Sejoli bercumbu tepat di saat aku rindu Aku tersungkur di...

Pada Sebuah Subuh-Cerpen Marsel Koka

Oleh Marsel Koka Aku terjaga pada sebuah pagi yang belum pantas disebut sebagai pagi. Malam masih terlalu pekat. Fajarpun masih diam di balik bukit di...

Puisi-Puisi Emanuel Djomba-Catatan Redaksi Hengky Ola Sura  

  KARENA ENGKAU Selamat ulang tahun Wanita hebat-ku! Jika kata kadang membuat engkau ragu Dari jauh cukup kutuliskan puisi untukmu Karena semua orang tau Pena tak pernah bohong Dari kalbu yang tulus cintaku...

TERKINI

TERPOPULER

alterntif text
alterntif text