Kondisi padi di Aeramo yang mulai menguning di usia tiga bulan (Foto: Arton)

Mbay, VoxNtt.com- Petani di desa Aeramo, Kabupaten Nagekeo resah akibat hama kresek yang menyerang sekitar 40-an hektar sawah mereka.

Serangan hama yang menyerang padi berusia tiga minggu dan tiga bulan ini mengakibatkan tanaman padi menguning dan pertumbuhannya melamban.

Benyamin Kapa, warga desa Aeramo kepada VoxNtt.com melalui telepon genggamnya Kamis (2/3/2017) malam mengatakan lahan sekitar dua heaktar miliknya terancam gagal tanam.

“Tanaman padi saya terlihat daunnya menguning dan pertumbuhannya sangat lambat. Awalnya saya kira tanaman padi tersebut kekurangan pupuk urea, lalu saya pupuk. Tetapi setelah diberi pupuk, beberapa hari kemudian tanaman padi itu semakin parah dan saya bingung harus bagaimana mengatasi penyakit tanaman ini,” ujar Benyamin.

Menurut dia selama ini, dinas pertanian di Kabupaten Nagekeo tidak pernah memberikan penyuluhan kepada petani.

Bahkan sampai saat ini Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) tidak pernah mendatangi petani untuk mengecek keadaan sawah mereka.

Data yang dihimpun VoxNtt.com sedikitnya tercatat 11 petani yang terancam gagal tanam.

Mereka adalah Rafael Rangga, Aloysius Nuga, Emanuel Nuwa, Nikolaus Nua, Yosep Goa, Marselinus Rini Meo, Eduardus Kaka, Herman Loy, Yeremias Lena, Benediktus Ndona, dan Linus Tae. (Arkadius Togo/Von)

alterntif text