Illustrasi

Maumere, VoxNtt.Com- Masyarakat dan kepala desa di Kecamatan Doreng, Sikka mengaku kecewa pada Telkomsel.

Pasalnya, sejak mulai dibangun 2 tahun silam, tower milik Telkomsel di Wukak Gahar, Desa Nenbura, Kecamatan Doreng, Sikka belum juga diaktifkan.

Agnes Sikka, salah satu warga yang rumahnya tak jauh dari lokasi tower menuturkan tower tersebut mulai dibangun pada 28/8/2014.

“Masayarakat bilang kalau tidak aktif maka lebih baik ditumbangkan saja,” ujar Agnes kepada VoxNtt.Com belum lama ini di Maumere.

Lebih jauh menurut Agnes, Kepala Dusun Wukak Gahar, Roniyani Keytimu juga sudah beberapa kali mendatangi Kantor Telkomsel di Maumere untuk menyampaikan hal itu.

Pihak Telkomsel beralasan kesulitan listrik karena wilayah tersebut belum memiliki jaringan listrik.

“Meski demikian, beberapa saat kemudian Telkomsel mengantar beberapa mesin ke lokasi tower,” ungkap Agnes. 

Sementara itu, Kepala Desa Nenbura, Petrus Petu berharap tower tersebut bisa segera diaktifkan.

Menurut Petrus, bila tower tersebut diaktifkan maka akan sangat membantu pemerintah desa dalam menjalankan tugasnya.

“Selama ini kalau mau komunikasi dengan orang Pemda, kami harus ke Habi Bola. Itu bukan hanya menghbiskan waktu tetapi juga biaya,” ungkapnya kepada VoxNtt.Com pada Kamis (2/3/2017) lalu di Maumere.

Senada dengan Petrus, Kepala Desa Waihawa, Vitalis Julianus menuntut Telkomsel agar segera memfungsikan tower di Wukak Gahar tersebut.

“Untuk apa dibangun kalau tower itu tidak berfungsi,” ujarnya pada Jumad (3/3/2017) via SMS.

Menurut Julianus, pihaknya selama ini kesulitan mengakses informasi karena ketiadaan jaringan telekomunikasi.

Apabila tower tersebut diktifkan maka problem komunikasi dan informasi masyarakat 7 desa di Kecamatan Doreng bisa teratasi.

“Segera diaktifkan. Jangan berikan harapan kosong pada masyarakat,” tegas dia. (Are de Peskim/VoN)