Ilustrasi listrik padam

Bajawa, Vox NTT-Antisipasi listrik padam, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PGRI Bajawa rela mengeluarkan uang sebesar 5 juta rupiah untuk menyewa genset. Ini sebagai upaya antisipasi terjadinya pemadaman listrik saat melaksanakan UNBK.

Kepala Sekolah SMK PGRI Bajawa Yoseph Dhewa Say kepada VoxNtt.com di ruang kerjanya, Senin (3/4/2017) mengatakan, wilayah dalam kota Bajawa belakangan ini sering terjadi pemadaman listrik dengan berbagai alasan. Untuk itu, pihaknya mengaku tidak ingin proses UNBK di sekolahnya terganggu.

“Menyewa genset sebagai upaya antisipasi terjadinya pemadaman listrik saat melaksanakan UNBK. Kita sewa selama empat hari sebesar 5 juta rupiah. Kalau tidak seperti itu nanti tiba-tiba listrik padam akan berdampak pada psikologi anak-anak. Dan saat ini PLN kita tidak gunkan. Kita melaksanakan UNBK pake genset saja,” ujarnya.

Menurutnya, menyewa genset tersebut berangkat dari pengalaman tahun sebelumnya saat melakukan UNBK, tiba-tiba listrik padam. Akibatnya siswa terpaksa mengulang kembali proses ujian.‎ (Arkadius Togo/VoN)