Petugas kesehatan dari Yonif 742 dan Dinkes TTU saat memberikan obat kepada masyarakat

Kefamenanu,Vox NTT-Dokter Kepala Satgas Pamtas Yonif 742/SWY, dr.Ridla Ubaidillah mengungkapkan hasil pemeriksaan terhadap masyarakat perbatasan RI-Timor Leste di desa Inbate, Kecamatan Bikomi Nilulat, TTU pada Kamis (19/04/2017).

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan penyakit yang paling banyak diderita masyarakat yakni badan pegal-pegal atau  myalgia, gangguan saluran pernapasan atau ispa, dan penyakit maag akibat konsumsi sirih pinang berlebihan.

Penanganan awal yang sudah  dilakukan tutur dr.Ridlla dilakukan dengan melakukan pengecekan tekanan darah kemudian diikuti dengan pemeriksaan menggunakan stetoskop kemudian masyarkat langsung diobati sesuai hasil diagnosa.

“Persediaan obat yang ada ini sudah sesuai dengan data kesehatan masyarakat yang kita peroleh sehingga obat-obatan yang ada sudah tepat sasaran sesuai kebutuhan kesehatan masyarakat” tandas dr.Ridlla ketika ditemui VoxNtt.com disela-sela kegiatan pengobatan massal yang digelar Satgas Yonif  742/SWY di desa tersebut.

Terkait ketersediaan obat yang ada, lanjut dr.Ridlla bersumber dari  persediaan obat di Yonif 742 yang bersumber dari Mabes TNI serta adanya sumbangan dari dinas Kesehatan kabupaten TTU.

Lebih lanjut dr.Ridlla menuturkan bahwa sebagai dokter kepala di Yonif 742/SWY dirinya akan terus bergerak bersama dengan anggota lainnya untuk membantu mengobati masyarakat di wilayah perbatasan terutama wilayah perbatasan yang sulit dijangkau seperti wilayah desa Inbate dan beberapa wilayah lainnya.

Sesuai informasi yang berhasil dihimpun media ini, lebih dari 400 masyarakat yang berasal dari desa Inbate memeriksakan kesehatan secara gratis dalam kegiatan pengobatan massal ini.(Eman /VoN).

alterntif text