Fetor Bijak Pilar Anakai

Kota Kupang, Vox NTT- Sejumlah kejutan ditampilkan pada malam “Panggung Rakyat” WALHI untuk memperingati Hari Bumi, Sabtu (22/04/2017) di pantai Oesapa Kupang.

Diantaranya penampilan jawara lomba puisi tingkat SD dan SMP se-Kota Kupang, Fetor Bijak Pilar Anakai.

Fetor, demikian biasa disapa, merupakan seorang pelajar kelas VIII di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Kota Kupang. Beliau mengalahkan sejumlah peserta lomba puisi lainnya setelah berhasil menampilkan puisi yang berjudul “Ratapan Cendana”.

Puisi ini saya buat sendiri didamping guru dan bapa”, kata Fetor.

Beliau mengakui diberitahukan gurunya untuk berpartisipasi dalam perlombaan yang digelar Walhi menjelang peringatan hari bumi. Sejak saat itu, dirinya mendaftarkan diri untuk mengikuti lomba dan mulai menggodok materi puisi dengan dibantu orang tuanya.

Hal tersebut juga diakui Ayah Fetor, Daud Anakai. Sang Ayah mengatakan puisi Ratapan Cendana ini lahir dari anaknya sendiri sesuai dengan persyaratan perlombaan yang mengangkat isu lingkungan hidup. Dirinya dan juga guru sekedar membantu untuk menyempurnakan materi yang telah dipilih anaknya.

“Tentunya kami orang tua bangga akan prestasi anak kami. Dan lebih dari itu kami bangga karna seumuran dia sudah ada pemikiran tentang lingkungan hidup” ungkap Anakai.

Menurutnya, kegiatan-kegiatan seperti yang digelar Walhi sangat diharapkan untuk membangun generasi muda bukan hanya pada persoalan prestasi, melainkan juga membangun kreativitas imajinasi serta daya kritis generasi muda sejak dini.

Oleh karena itu, dirinya mengharap agar kegiatan seperti ini terus dilakukan serta merangkul generasi muda lain yang belum bergabung.

Seperti yang disaksikan VoxNtt.com, puisi berisi kritik akan keberadaan cendana yang hampir punah di bumi Flobamora ini dibawakan Fetor dengan sangat baik. Kata demi kata dari setiap baris puisi dituturnya penuh penjiwaan.

Berbagai ekspresi ditampilkannya patut diacungkan jempol. Penonton pun dibuatkan terpana mengikuti alunan irama seni yang ditampilkannya.

Tak heran, Fetor mendapat standing applause dari para penonton yang berbuai dalam syair puisinya. (Dede/ VoN)

Berikut ini video penampilan Fetor…