Niko Feka tokoh masyarakat (kiri) dan Yosef Kono Fnekan ketua BPD Noenasi (kanan)

Kefamenanu,Vox NTT- Warga desa Neonasi, Kecamatan Miomofa mendesak Pemerintah Daerah Timor Tengah Utara (Pemda TTU) segera mutasi Sekretaris Desa (Sekdes) mereka ke tempat lain.

Desakan tersebut disampaikan karena mereka menilai Sekdes Neonasi menjadi biang provokasi, sehingga terjadi perpecahan antar warga.

Niko Feka selaku tokoh masyarakat Desa Noenasi dan Yosef Kono Fnekan ketua BPD Noenasi mengatakan hal tersebut saat menemui VoxNtt.com di Kefamenanu, Senin (22/5/2017).

Yosef menjelaskan sikap dari Sekdes yang juga merupakan ketua panitia seleksi perangkat desa telah memprovokasi masyarakat Noenasi.

Provokasi itu yakni mengajak warga lain untuk menolak hasil tes perangkat desa beberapa waktu lalu.

“Panitia buat surat penolakan yang pada point ke  2 mencamtumkan nama saya dan juga nama dari ibu Linda salah satu calon perangkat bahwa kami sudah bersekongkol dengan panitia seleksi dari kabupaten (TTU) untuk nilai tes yang ada,” ungkap Yosef.

Dia mengaku, Sekdes malah menantang masyarakat untuk mengadukan dirinya ke pihak mana saja. Sebab menurut Sekdes pemimpin daerah TTU tidak mungkin menanggapinya.

Yosef mengaku, Sekdes Neonasi mengatakan hal itu seusai doa rosario di rumahnya beberapa waktu lalu.

Sebagai ketua BPD, tuturnya, ia sudah berusaha untuk menyampaikan ulah Sekdes ke pemerintah tingkat atas, namun hingga hari ini belum ada titik terangnya.

Senada dengan Yosef, Niko Feka menegaskan ulah Sekdes ini telah menyebabkan perpecahan di masyarakat.

Karena itu, Niko meminta Pemda TTU  segera memindahkan Sekdes Neonasi ke desa lain. Itu penting dilakukan agar masyarakat terhindar dari upaya provokasinya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan Sekdes Noenasi belum merespon pesan singkat (SMS) VoxNtt.com untuk mengonfirmasi usulan warganya tersebut. (Eman Tabean/VoN)

alterntif text