Para petani di Borong sedang menyaksikan TdF 2016 dari sawah mereka (Foto: Okezone.com)

Maumere, Vox NTT– Alokasi anggaran kontribusi Pemda Sikka untuk penyelenggaraan Tour de Flores 2017 menurun dibandingkan tahun 2016.

Bila tahun sebelumnya Pemda Sikka dengan persetujuan DPRD Sikka mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1.199.910.900, untuk TdF 2017 hanya disepakati sebesar Rp 1 M.

Ketua DPRD Sikka, Rafael Raga ketika dihubungi VoxNtt.com, Selasa (20/6/2017), membenarkan hal tersebut.

Penetapan anggaran TdF telah dilakukan beberapa waktu lalu melalui anggaran mendahului perubahan.

Menurut Rafael yang saat ini sedang berada di luar Maumere, penurunan tersebut dilakukan demi efektifitas dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah.

Baca: Tour de Flores: Bencana atau Berkat?

“Ya itu karena sesuai usulan dinas yang bersangkutan (Dinas Pariwisata-red) berdasarkan hasil evaluasi anggaran Tour de Flores tahun lalu dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah kita,” tulis Rafael melalui SMS.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Sikka, Kensius Didimus mengatakan penurunan anggaran tersebut mewajibkan pihaknya harus memangkas sejumlah kegiatan.

Pasalnya anggaran tahun sebelumnya juga digunakan untuk membiayai kegiatan penunjang.

Baca: Menagih Evaluasi Tour de Flores Tahun 2016

Oleh karena itu, Kensius mengatakan beberapa kegiatan harus direvisi. Ada kegiatan seperti Pemilihan Duta Wisata, belanja beberapa cinderamata, serta beberapa kegiatan yang mendatangkan pihak luar.

“Tidak ada masalah karena kita share dengan propinsi,” terang Kensius melalui telepon, Selasa.

Kensius mengatakan berdasarkan informasi sementara TdF 2017 ini akan diikuti oleh 20 tim. Masing-masing tim berjumlah 8 orang. Sementara itu, panitia berjumlah 250 orang. (Are De Peskim/VoN)