Klemens Ukut, salah satu warga Dusun Lidang (Foto: Ardy Abba/VoN)

Ruteng, Vox NTT-  Selama empat tahun sejak 2014 lalu, sejumlah warga di RT 07, Dusun Lidang, Desa Compang Ndehes, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai menanti pemasangan meteran listrik.

Sejak dihubungi pihak perusahan instalatir listrik CV Global atas nama John Landung sekitar tahun 2014 lalu, warga di Dusun Lidang sangat antusias. Sebab, sejak lama mereka sangat merindukan kehadiran listrik.

Kala itu, pihak CV Global menyarankan warga agar membentuk kelompok lebih dari 20 Kepala Keluarga (KK) untuk bisa mendapatkan meteran listrik.

Tanpa beban kendati di tengah kekurangan, sejumlah warga Dusun Lidang langsung membentuk kelompok dengan jumlah 31 KK.

Saat itu pula mereka mulai mengumpulkan uang sejumlah Rp 3.200.000 setiap meteran listrik. Kapasitas meteran listrik yang dijanjikan pihak CV Global, yakni 900 VA.

“Karena sudah lama kami tunggu meteran listrik belum muncul, maka kami minta Ibu Yeni (Yeni Veronika, anggota DPRD NTT) segera mendatangkan meteran itu dari CV Global,” ujar Klemens Ukut, salah satu warga Dusun Lidang saat reses anggota DPRD NTT, Yeni Veronika di Kantor Desa Compang Ndehes, Jumat (25/8/2017).

Kepada VoxNtt.com usai sesi diskusi saat reses itu, Klemens mengaku usulan tersebut ia sampaikan kepada Yeni Veronika merupakan buntut dari ketidaktahuannya akan cara mendatangkan meteran listrik.

Selama ini, dia tampak pasrah kepada siapa lagi mereka meminta bantuan untuk mendatang meteran listrik. Padahal, mereka sudah menyetor sejumlah uang ke CV Global.

Fabianus Jemahan, warga Dusun Lidang lainnya mengatakan, sekitar 3 bulan lalu pihak CV Global hanya memasang meteran di rumah dari 20 KK saja. Sedangkan 11 KK lainnya belum dipasang.

Fabianus mengaku, dirinya pernah menghubungi John Landung dari CV Global terkait tidak terpasangnya meteran dari 11 KK tersebut.

“Tetapi jawabannya meteran listrik habis, dia (John Landung) hanya bilang om tunggu saja, begitu terus. Nanti kalau sudah ada meteran dia bilang akan pasang,” katanya saat diwawancarai VoxNtt.com di sela-sela kegiatan reses tersebut.

Dia mengaku, tak hanya menghubungi perusahan instalatir CV Global.  Fabianus juga pernah mendatangi pihak PLN Rayon Ruteng untuk menanyakan CV Global dan ketersedian meteran listrik.

Dikatakan, jawaban pihak PLN Ruteng bahwa CV Global tidak terdaftar sebagai perusahan instalatir.

Hal inilah yang membuat masyarakat bingung dan mengeluh dengan anggota DPRD Yeni Veronika saat reses itu.

Menanggapi keluhan warga tersebut, Yeni Veronika mengarahkan mereka agar segera bertemu CV Global sebagai perusahan instalatir.

“Tanya dulu dia, di mana meteran-meteran itu. Kenapa belum dipasang. Sebab, masyarakat yang berususan langsung dengan perusahan instalatir itu,” kata Yeni.

Namun, Yeni berjanji tetap akan melakukan koordinasi dengan pihak PLN dan pemerintah atas keluhan warga di Dusun Lidang tersebut.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan VoxNtt.com belum berhasil mengkonfirmasi John Landung, pemilik CV Global tersebut. (Adrianus Aba/VoN)