Foto Ilustrasi (Foto: Are de Peskim/VoxNtt.com)

Maumere, Vox┬áNTT– Gong Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT 2018 sudah ditabuh. Beraneka ragam nama figur bermunculan. Akan tetapi, petani di Sikka tidak ingin asal memilih figur.

Beberapa petani muda yang ditemui dan dihubungi VoxNtt.com pada Kamis (2/10/2017) menginginkan figur yang mengusung program penyediaan modal, teknologi dan jaminan pasar bagi petani.

Will Woda (29) seorang petani muda asal Desa Tekaiku, Kecamatan Kangae melihat selama ini petani kesulitan mengakses teknologi dan pengetahuan pertanian moderen.

Menurutnya, petani butuh peningkatan kapasitas untuk menguasai teknologi pertanian yang mampu mengatasi masalah iklim di NTT.

“Harusnya ke depan itu diperhatikan soal peningkatan kapasitas petani untuk bisa beradaptasi dengan perubahan iklim,” terangnya saat dihubungi VoxNtt.com pada Kamis (2/11/2017).

Berbeda dengan Will, Nong Mitan (37), petani asal Doreng mengharapkan ada jaminan pasar terhadap hasil pertanian mereka.

“Gubernur yang nanti terpilih harus bisa pikirkan kami punya harga komoditi juga. Lalu kalau kami tanam harus ada yang beli dan dengan harga yang layak,” tegasnya saat dihubungi VoxNtt.com pada Kamis (2/11/2017).

Sementara itu, petani muda lainnya asal Kecamatan Alok Barat, Petrus Ndua (28) mengharapkan adanya penyediaan modal dengan bunga rendah untuk para petani.

Menurutnya selama ini petani ingin membuat usaha pertanian seperti bertanam sayuran hanya saja terkendala modal. Situasi tersebut dimanfaatkan oleh beberapa orang berduit untuk mengontrak lahan dan mempekerjakan orang.

“Usaha pertanian itu butuh cukup modal. Kalau pinjam di bank kami harus jaminkan BPKB motor. Selain itu juga usahanya harus sudah jalan. Kalau yang tidak punya modal dan belum punya usaha tidak bisa akses kredit,” tegasnya.

Penulis: Are De Peskim

Editor: Irvan K