Mantan Kasat Reskrim Polres Manggarai, Aldo Febrianto (Foto: Jhon Manasye/Media Indonesia).

Ruteng, Vox NTT-  Kasat Reskrim Polres Manggarai, Iptu Aldo Febrianto dikabarkan terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polda NTT di ruang kerjanya, Senin (11/12/2017).

Dalam OTT itu, Tim Saber Pungli berhasil memergok Kasat Aldo bersama kontraktor. Dikabarkan pula dalam OTT itu terdapat barang bukti uang tunai sebesar Rp 50 Juta.

Baca: Kasat Reskrim Polres Manggarai Terjaring OTT, Ini Tanggapan Polda NTT

Setelah kabar adanya operasi itu, di sejumlah grup layanan WhatsApp beredar surat telegram Kapolda NTT yang ditandatangani oleh Kepala Biro SDM Polda NTT Kombes Pol Kif Aminanto.

Dalam surat bernomor: STR/699/XII tertanggal 11 Desember 2017 itu menyebutkan bahwa Kasat Aldo dimutasi sebagai Pama Yanma Polda. Mutasi itu dilakukan dalam rangka pemeriksaan.

Di surat telegeram itu pula dituliskan Kasat Aldo diganti oleh  AKP Wira Satria Yuda. Sebelumnya Yuda menjabat sebagai Panit 1 Unit 2 Subdit 2 Ditreskrimsus Polda NTT.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat, Komisaris Besar Polisi Jules A Abast belum berhasil dikonfirmasi seputar pergantian Kasat Aldo.

“Sebentar pak, saya sementara giat deklarasi masyarakat NTT menolak hoax. Nanti saya kabarin ya pak,” kata Abast saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Selasa (12/12/2017).

OTT Dibantah

Menanggapi kabar adanya OTT tersebut, Wakapolres Manggarai, Tri Joko Biantoro membantah.

“Enggak ada. Informasi dari mana? Enggak benar,” katanya sambil bergegas menghindari wartawan.

Senada dengan atasannya, Kasat Reskrim, Aldo Febrianto saat ditemui di ruang kerjanya juga membantah informasi itu.

“Ah, OTT apaan? Enggak ada itu,” ujarnya dengan muka memerah.

Baca: Terkait Isu OTT, Wakapolres dan Kasat Reskrim Membantah

Namun, berbeda dengan kedua pejabat Polres Manggarai tersebut, secara terpisah Kepala Seksi Propam Polres Manggarai, Daud Boeloe membenarkan kabar itu saat diajak berbincang awak media di ruang lobi Kantor Polres, Senin sore. Sementara, saat diwawancara resmi sebelumnya, dia enggan berkomentar.

“Kami juga kaget. Ternyata ada OTT di belakang,” ujarnya.

Saat ditanya alasan tak ditahanya Kasat Aldo oleh Tim Saber Pungli, Daud Boeloe mengatakan bahwa Kasat Reskrim itu tak mungkin melarikan diri.

“Kan tidak mungkin melarikan diri,” tukasnya.

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

alterntif text