Alfonsa Horeng, pengrajin tenun ikat Flores dalam suatu acara belum lama ini (Foto: Doc. Alfonsa)

Ende, Vox NTT-Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan melaksanakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tiga Pilar Partai pada tanggal 15-17 Desember 2017 di ICE BSD, Tangerang.

Acara ini dihadiri oleh Struktur Partai dari Tingkat Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota, serta para Kader Partai yang memimpin baik di Lembaga Eksekutif maupun Legislatif dari tingkat Pusat hingga Daerah.

Dalam siaran pers yang diterima VoxNtt.com, Jumat sore, Andreas Hugo Pareira menyatakan, melalui Rakornas DPP PDI Perjuangan ditugaskan untuk mengundang dan memfasilitasi para pengrajin, pegiat UMKM serta para keluarga tani atau nelayan dari dapil atau wilayah pemilihannya masing-masing. Salah satu bentuk fasilitas yang diberikan ialah pameran booth dimana mereka bisa mempromosikan produk ciri khasnya masing-masing.

Rakornas Tiga Pilar PDI Perjuangan rencananya juga akan dihadiri oleh Presiden Jokowi, sejumlah Menteri Kabinet Kerja, Para Pimpinan Parpol, dan tokoh-tokoh PDI Perjuangan dari seluruh Indonesia.

Andreas menambahkan, demi menyukseskan Rakornas khususnya yang berkaitan dengan pameran produk nusantara, pihaknya telah mengundang Alfonsa Horeng yang merupakan salah seorang pengrajin tenun ikat asal Flores yang karyanya dikenal secara nasional maupun internasional.

Alfonsa Horeng diwawancara di tempat lain mengatakan, misinya adalah untuk meningkatkan pemberdayaan komunitas kecil yg telah menjadi tradisi.

Hal ini bersambut dengan peluang yg diberikan oleh Partai terbesar yang berpihak pada rakyat kecil melalui kegiatan Rakornas Tiga Pilar ini.

Harapan Alfonsa yakni, Pemerintah Pusat mendorong keterlibatan Pemerintah Daerah untuk mendukung UKM masyarakat seperti milik Alfonsa lewat penguatan komunikasi dan koordinasi serta bantuan dana pinjaman untuk pengembangan museum, kebun percontohan dan dana pendidikan.

Tenun Ikat Sikka, Maumere-Flores milik Alfonsa memang sudah digunakan oleh Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Jokowi serta dipamerkan di pagelaran fashion show nasional bahkan internasional.

 
Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

alterntif text