Kajari TTS, Douglas O.B Riwue, SH dan Bupati TTS, Paul Mela dalam MoU TP4D, Rabu, 4 Mei 2016. (Foto: DUTANESW.com)

Soe, Vox NTT- Bupati TTS, Ir. Paul V.R Mella memastikan akan menyerahkan dokumen atau data-data temuan yang diminta pihak Kejari TTS pada Bulan Januari 2018 mendatang.

“Januari 2018 kami akan serahkan data atau dokumen yang diminta oleh pihak Kejari TTS,”janji Paul Mella yang ditemui dikantor Bupati TTS Kamis (28/12/2017).

Menurut Mella, saat ini data atau dokumen temuan senilai 24 Miliar tersebut sedang direkap yang akan diberikan kepada Kejari dilakukan pemilahan mana yang menjadi temuan administrasi, dan mana saja yang menjadi temuan penyelewengan keuangan.

“Kita sudah rekap semua data-datanya dan sementara dilakukan pemilahan untuk nantinya diserahkan kepada Kejari setelah majelis (MTGR) menyelesaikan persidangan,” jelas Bupati Mella.

Baca: Kejari TTS Terus Memburu OPD yang Menyelewengkan Dana Rp 24 Miliar

Untuk saat ini Majelis Tuntutan Ganti Rugi (MTGR) sedang melaksanakan persidangan untuk menentukan apakah temuan-temuan tersebut akan direkomandasikan kepada Kejaksaan atau kepada Bupati, guna memberikan teguran kepada atasan langsung atau pengelolah.

“Yang jelas laporan tersebut sudah kita siapkan dan akan kita serahkan kepada Kejari setelah majelis melakukan persidangan,” kata Bupati Mella.

Ditambahkan, dari temuan-temuan tersebut sudah banyak yang ditindaklanjuti baik ganti rugi maupun yang sudah diproses hokum bahkan ada yang sudah memperoleh kekuatan hukum tetap maupun yang sementara sedang dalam proses hukum.

Namun demikian, ada kesulitan karena orang yang bertanggung jawab atas temuan tersebut sudah meninggal dunia.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kejari TTS sangat serius untuk menelusuri hasil temuan BPK, BPKP maupun inspektorat Provinsi NTT maupun inspektorat Kabupaten TTS dengan total temuan dana yang diselewengankan sebesar 24 Miliar sejak tahun 2002 hingga 2016 sebagaimana pengakuan dari Kepala Inspektorat Kabupaten TTS beberapa waktu.

Untuk menindaklanjuti temuan tersebut pihak Kejari TTS sudah melayangkan surat permintaan data atau dokumen temuan OPD-OPD mana saja yang telah melakukan penyelewengan dana dalam rentang waktu 2002-2016.

Penulis:Paul Resi

Editor: Boni Jehadin

 

alterntif text