Bupati Deno Kamelus acara Natal Bersama Para Imam, Biarawan/i, dan tokoh umat peserta Sidang Pastoral Post Natal di Aula Effata Ruteng, Jumat (12/01/2018) (Foto: Dok. Humas dan Protokoler Kabupaten Manggarai)

Ruteng, Vox NTT- Bupati Manggarai Deno Kamelus meminta Gereja Katolik agar terlibat secara aktif di tahun politik ini.

Menurut dia, keterlibatan gereja penting untuk memberikan pencerahan kepada umat agar menggunakan hak pilihnya. Selain itu, gereja bisa membantu umat agar tidak pragmatis.

“Gereja diharapkan membantu memberi pencerahan terkait ideal pemimpin yang dibutuhkan wilayah ini,” kata Bupati Deno dalam sambutannya pada acara Natal Bersama Para Imam, Biarawan/i, dan tokoh umat peserta Sidang Pastoral Post Natal di Aula Effata Ruteng, Jumat (12/01/2018).

Baca: Institusi Gereja Perlu Berpolitik

Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai, Bupati Deno menegaskan, peran gereja sangat dibutuhkan masyarakat. Itu terutama suara yang berseru-seru tentang kriteria pemimpin yang baik dan mampu menjawab persoalan bersama, serta menyerahkan sepenuhnya keputusan memilih kepada masyarakat.

“Sehingga pada akhirnya kita boleh menyebut bahwa yang nantinya terpilih adalah pemimpin kita, dan bukan pemimpin kami yang mewakili kelompok atau kepentingan tertentu,” jelasnya sebagaimana dilansir dalam laman Humas dan Protokoler Kabupaten Manggarai.

Harapan itu disampaikan Bupati Deno karena dirinya menyadari bahwa di Manggarai umat sebagaimana disapa oleh gereja jumlahnya mayoritas.

Baca: Musim Pilkada, Sekda Manggarai Minta ASN Bersikap Netral

“Pemerintah dan gereja tentu akan terus bergandengan tangan bagi kepentingan kita bersama, baik pemerintah, gereja, masyarakat, dan alam ciptaan, tidak semata dalam konteks tahun politik tetapi juga tahun persekutuan,” tukas dia.

Penulis: Adrianus Aba