Crossway Dagamage

Maumere, Vox NTT- Kerusakan jembatan penyeberangan (crossway) Dagamage yang berlokasi di Nangarasong, Desa Kilosia, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka semakin merugikan warga.

Selain mobilitas yang terhambat, crossway yang rusak juga menguras kantong rakyat kecil.

Pasalnya, sejak crossway tersebut jebol dihantam banjir pada  Senin, 12 Februari 2018 lalu, biaya transportasi meningkat drastis.

Tarif angkutan umum rute Maumere-Magepanda yang biasanya senilai Rp 10.000 untuk satu kali perjalanan, kini berubah menjadi Rp 20.000.

Hal ini dikarenakan para penumpang harus berganti kendaraan di Dagamage.

Jumlah tersebut ditambah lagi dengan biaya penyeberangan senilai Rp 5000 per penumpang.

“Kalau sebelum terjadi kerusakan Maumere-Magepanda itu hanya Rp 20.000 untuk pulang dan pergi sekarang menjadi Rp 50.000,” terang Hengky, seorang warga Magepanda yang sehari-harinya bekerja di Maumere kepada VoxNtt.com pada Selasa (20/2/2018) di Maumere.

Hal serupa dialami Mama Veronika Ate, warga Done. Perempuan yang sehari-harinya berjualan sayur di Pasar Alok tersebut mengaku tak dapat untung seperti biasa lantaran mahalnya biaya transportasi.

“Kalau jembatan tidak jadi berarti kami tekor (rugi,-red),” ujarnya saat ditemui di Pasar Alok, Maumere pada Selasa (20/2/2018).

Pilihan lain seperti menggunakan kendaraan pribadi pun menguras kantong.

Motor tidak bisa menyeberangi crossway sehingga harus digotong oleh warga.

Menurut informasi, warga setempat menetapkan tarif angkut motor sebesar Rp 20.000-Rp 25.000 untuk motor bebek sementara Rp 50.000 untuk motor besar plus biaya gotong pengemudi sebesar Rp Rp 10.000 per orang.

 

Penulis: Are de Peskim
Editor: Adrianus Aba

alterntif text