Benny K Harman saat melakukan blusukan di Pasar Nangaba, Kabupaten Ende pada Sabtu pagi (Foto: Blasius A. Rinda)

Ende, Vox NTT-Calon Gubernur NTT, Benny Kabur Harman, prihatin kasus perdagangan manusia atau human trafficking di NTT. Menurut Benny, NTT bahkan penyumbang terbesar kasus ini di Indonesia.

Benny mengatakan hal ini dalam kampanye dialogis di Kelurahan Tetandara, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende, Sabtu siang (24/02/2018).

Anggota DPR RI 3 periode ini menegaskan bahwa, pemerintah mesti mencari solusi untuk mengurangi kasus human trafficking. Salah satu yang disebut dia adalah memberikan lapangan kerja.

“Kalau saya terpilih nanti, saya akan berantas kasus human trafficking. Karena NTT adalah daerah penyumbang terbesar,” ucap Benny di hadapan warga Tetandara.

Terhadap kasus ini, Beni menawarkan lapangan kerja dengan memberikan pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK). Sehingga masyarakat siap dengan keterampilan masing-masing untuk memulai dengan lapangan kerja baru.

“Nah, caranya bagaimana? Saya akan minta data dari setiap desa dan saya memberikan lapangan kerja. Tapi, semua harus dilatih dulu di BLK,” katanya.

Kasus human trafficking di NTT adalah salah satu dari 25 masalah pokok dalam konsep pembangunan pasangan Benny K Harman dan Benny A Litelnoni (paket Harmoni). Paket ini berjanji akan memberikan solusi dari semua masalah pokok apabila dipilih masyarakat pada Pilgub 27 Juni mendatang.

“Saya merasa terpanggil untuk menyelesaikan masalah tadi termasuk human trafficking. Kalau saya tidak menjadi pejabat eksekutif maka saya tidak akan menyelesaikan masalah ini. Saya Kembali ke NTT adalah motivasi keterpanggilan atas masalah-masalah yang saya sebutkan tadi. Sehingga menjadi pejabat harus mengetahui apa masalahnya dan apa solusinya,” ungkap Benny.

 

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

alterntif text