Kepala dinas kebudayaan dan pariwisata kabupaten TTU, Agustinus Kaesnube. (Foto: Eman Tabean)

Kefamenanu,Vox NTT- Pemerintah daerah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata siap menggelar festival tarian bonet kolosal.

Kegiatan yang direncanakan diikuti oleh 1.200 peserta dari 24 Kecamatan itu akan digelar pada bulan September 2018, bertepatan dengan hari ulang tahun Kota Kefamenanu, sebagai ibu kota Kabupaten tersebut.

Sebelumnya Pemda TTU pernah mendapatkan penghargaan (rekor) MURI untuk kegiatan yang sama pada tahun 2010 lalu yang diikuto 1.100 peserta.

“Tahun 2010, kita sudah pernah dapat rekor MURI dari festival bonet dengan jumlah peserta 1.100 orang. Bulan September nanti kita akan gelar lagi festival bonet kolosal, dengan jumlah peserta 1.200 orang untuk pecahkan rekor yang sudah kita raih sebelumnya,”ungkap Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten TTU, Agustinus Kaesnube saat ditemui VoxNtt.com di ruang kerjanya, Senin (05/03/2018).

Mantan asisten 2 Setda TTU tersebut, kepada media ini menyampaikan, festival ini merupakan bagian dari 18 item kegiatan Wonderfull Indonesia.

Sehingga pendanaan kegiatan, jelas Kaenube, akan diambil dari APBD TTU Rp 72 juta, dari APBD Propinsi NTT Rp 75 juta dan sebagian lagi dari Kementrian Pariwisata.

Lebih lanjut Kaesnube menjelaskan, selain festival bonet kolosal, dalam kegiatan wonderfull Indonesia crooss border tahun 2018 ini juga akan digelar motor croos, rally motor, tinju amatir, kejuaraan karate serta sejumlah kegiatan lainnya.

Semua kegiatan akan berpusat pada satu lokasi, yakni di Wini, Kecamatan Insana Utara serta di kota Kefamenanu.

“Dari 18 item kegiatan cross border, hanya festival bonet yang sumber dananya juga berasal dari Propinsi, kalau kegiatan lain sumber dananya hanya dari APBD Kabupaten dan kementrian Pariwisata,” jelas Kaenube.

Penulis: Eman Tabean

Editor: Boni Jehadin