BKH saat bertemu dengan mantan bupati TTU, Petrus Salasa (Foto: delegasi.com)

Kefamenanu, Vox NTT- Untuk kesekian kalinya, Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Benny K. Harman-Benny A. Litelnoni menyampaikan alasan, mengapa keduanya maju dalam Pilgub NTT Periode 2018-2023.

Kali ini Psangan Duo Benny ini menyampaikan hal tersebut saat berkunjung ke kabupaten TTU, Rabu (07/03/2018).

Di hadapan puluhan warga Kelurahan Aplasi, Kecamatan Kota Kefamenanu Cagub BKH menjelaskan, dirinya maju menjadi Cagub NTT karena melihat, mendengar serta mengalami kesulitan yang setiap hari dihadapi masyarakat.

Kesulitan itu di antaranya, infrastruktur. Infrastruktur di NTT menurut BKH, khususnya jalan dan jembatan banyak yang mengalami kerusakan dan membutuhkan banyak pembenahan.

Masalah infrastruktur, khususnya jalan dan jembatan ini kata BKH akan mempersulit masyarakat dalam mengakses pasar yang rata-rata terletak di wilayah perkotaan.

Sehingga, hal ini kata dia menyebabkan masyarakat sulit untuk melakukan transaksi jual beli komoditi, seperti hasil pertanian dan peternakan yang sudah diproduksi.

Selain masalah pasar komoditi dan infrastruktur, persoalan guru honor dan tenaga suka rela di bidang kesehatan, yang diupah sangat rendah juga menjadi salah satu fokus perjuangan pasangan Duo Benny yang dikenal dengan tagline “Harmoni” ini.

“Saya memutuskan untuk tinggalkan segala kemewahan dan juga gaji yang besar sebagai anggota DPR RI, karena memang saya banyak melihat dan mendengar kesulitan rakyat NTT. Saya berpikir, kalau hanya jadi anggota DPR maka kapasitas saya terbatas untuk membantu masyarakat. Makanya, saya putuskan harus jadi gubernur untuk bisa membantu masyarakat, meski saya sadar jalan yang ditempuh akan sulit,” tutur mantan ketua Komisi III DPR RI tersebut.

Lanjut Benny, apabila dirinya terpilih sebagai gubernur NTT bersama wakil gubernur akan focus memperjuangkan beberapa hal ini, yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

Selain itu, program listrik dan sinyal masuk seluruh desa juga menjadi prioritas DPR RI tiga periode tersebut, apabila dipercayakan oleh masyarakat untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Periode 2018-2023.

Informasi yang dihimpun media ini, dalam kunjungan itu cagub Benny terlebih dahulu menemui mantan Bupati TTU, Petrus Salasa.

Setelah itu cagub BKH langsung melakukan dialog terbatas dengan masyrakat di Naesleu Kefa Selatan, Kecamatan Kota Kefamenanu.

Setelah berdialog selama kurang lebih 2 jam, Cagub BKH langsung bergeser dan menemui warga Kelurahan Aplasi untuk selanjutnya berangkat menemui warga Desa Boronubaen, Kecamatan Biboki Utara.

Sementara Cawagub Benny Litel Noni, terlebih dahulu blusukan ke Pasar Rakyat Kota Kefamenanu.

Usai blusukan, sosok yang saat ini masih aktif sebagai wakil gubernur NTT langsung menemui warga di Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu.

Usai berdialog, mantan Wakil Bupati TTS tersebut langsung beranjak untuk menemui warga Kelurahan Benpasi untuk seterusnya ke Desa Maubesi, Kecamatan Insana Tengah.

Penulis: Eman Tabean

Editor: Boni Jehadin

alterntif text