Panitia Pertandingan futsal dari Pemuda GMIT Klasis TTU sementara memberikan arahan kepada para manajer tim yang akan bertanding

Kefamenanu, Vox NTT-Pemuda GMIT Klasis TTU akan menggelar pertandingan futsal yang melibatkan seluruh kaum muda lintas agama.

Pertandingan yang rencananya akan digelar di halaman depan gereja Petra Kefamenanu tersebut akan dilaksanakan selama satu bulan ke depan terhitung sejak tanggal 4 April 2018.

Micky Bantaika, Ketua panitia pertandingan futsal saat diwawancarai VoxNtt.com di gereja Petra Kefamenanu, Senin (02/04/2018), menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk mempererat jalinan persaudaraan antar umat lintas agama yang berada di Kabupaten TTU.

Selain itu, jelas Bantaika, kegiatan ini bertujuan untuk dapat mengasah kemampuan kaum muda TTU di bidang olahraga terutama futsal agar dapat bersaing dengan daerah lainnya.

“Dari kegiatan ini kita berharap agar isu-isu intoleransi yang biasa dimainkan oleh oknum tertentu yang ingin merusak persaudaraan di daerah ini dapat kita cegah bersama,” tutur Bantaika di sela-sela kegiatan technical meeting bersama para pelatih dari berbagai tim yang sudah mendaftar.

Saat ini memang sudah ada 48 tim yang mendaftar untuk mengikuti pertandingan.

Namun panitia membatasai hanya 40 tim yang akan ikut bertanding.

“Sudah ada 48 tim tapi yang kita ikut sertakan hanya 40 tim saja dan tim yang sudah daftar kebanyakan dari dalam Kota Kefamenanu dan beberapa dari Eban, Lurasik dan juga ada yang dari Niki-Niki,” jelasnya.

Dalam pertandingan nanti Bantaika, ada sejumlah hadiah menarik yang akan direbutkan.

Itu diantaranya piala dan uang pembinaan dengan nominalnya juara I Rp 2,5 juta, juara II Rp 2 juta, juara III Rp 1,5 juta, dan juara IV Rp 1 juta.

Senada dengan Bantaika, Ketua Majelis Jemaat GMIT Klasis TTU Paulus Nubatonis kepada VoxNtt.com menjelaskan, pertandingan futsal ini merupakan kegiatan yang digelar untuk semakin mempererat tali persaudaraan antar umat lintas agama.

Sehingga pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cabang TTU dan pemuka agama katolik guna sama-sama berpartisipasi dalam kegiatan pertandingan.

Paulus sendiri mengapresiasi tingginya minat kaum muda yang ingin terlibat dalam kegiatan pertandingan futsal tersebut.

Dia menegaskan, apabila pertandingan berjalan lancar maka akan ditetapkan menjadi kegiatan tahunan dari Pemuda GMIT Klasis TTU.

 

Penulis: Eman Tabean
Editor: Adrianus Aba