Warga berdesak-desakan menyaksikan siaran langsung debat publik lima paslon di halaman Kantor Bupati Nagekeo (Foto: Arkadius Togo/ Vox NTT)

Mbay, Vox NTT-Pelaksanaan debat publik perdana Pilkada Nagekeo membuat sejumlah warga kecewa dengan KPU setempat.

Debat yang dimoderasi oleh penyiar TV One Chacha Annisa itu berlangsung di Aula Sekda Nagekeo pada Minggu sore, 20 Mei 2018.

Debat yang seharusnya cukup menarik tersebut ternyata masih menyisakan kekecewaan warga.

Pemicunya karena layar TV yang disiapkan KPU Kabupaten Nagekeo untuk menonton langsung jalannya debat di halaman Kantor Bupati Nagekeo sangat kecil.

Akibatnya, warga terpaksa harus berdesak-desakan untuk bisa menonton pemaparan visi dan misi kelima pasangan calon bupati dan wakil bupati Nagekeo.

Baca Juga: Chacha Annisa Jadi Moderator Debat Publik Perdana Pilkada Nagekeo

Lantaran layar TV yang sangat kecil dan terbatas, banyak masyarakat lebih memilih untuk duduk secara berkelompok dan tidak menyaksikan debat paslon Pilkada.

TV siaran langsung melalui youtube tidak bisa melihat gambar siaran debat. (Foto: Arkadius Togo/ Vox NTT)

“Kami sebagai masyarakat sangat kecewa dengan pihak penyelenggara. Masa tidak menggunakam layar lebar malah pasang TV yang kecil. Kita mau nonton baku tolak tarik,” ujar Arman, Fan dan Macan, tiga warga Negekeo kepada NoxNtt.com, Minggu sore.

Mereka menegaskan, seharusnya KPU Kabupaten Nagekeo menyiapkan infocus dan layar yang lebar di luar Aula Sekda Nagekeo. Hal itu agar semua warga yang hadir dapat menyaksikan debat para kandidat bupati dan wakil bupati Nagekeo.

Tak hanya soal layar TV yang kecil, ketiga warga tersebut juga kesal lantaran pengeras suara tidak terdengar. Warna layar TV itu pun tidak terang dan samar-samar.

Arman, Fan dan Macan menyatakan rasa kekecewaan akibat pelayanan KPU Kabupaten Nagekeo yang tidak memuaskan.

Padahal, sebut mereka, dana Pilkada Nagekeo cukup besar. Sayangnya tidak diimbangi dengan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

Sementara itu hingga berita ini diturunkan, VoxNtt.com belum berhasil mengonfirmasi KPU Kabupaten Nagekeo terkait kekecewaan warga.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

alterntif text