Mendagri Tjahjo Kumolo bersama Gubernur NTT Frans Lebu Raya saat meninjau lapak jualan warga Ende, Kamis malam (Foto: Ian Bala/Vox NTT)

Ende, Vox NTT-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia berawal dari Kota Ende, Flores, NTT. Hal ini dikatakan Mendagri pada sela-sela Pergelaran Budaya di Lapangan Pancasila Ende, Kamis malam (31/05/2018).

Ia menuturkan, inspirasi, impian dan imajinasi Bung Karno saat dibuang ke Ende ternyata terdapat api semangat yang akhirnya menggali dan menjabarkan Pancasila.

“Bahwa dibawa pohon sukun beliau merenung, menggali Nusantara. Bukan menggali Ende tapi Ende adalah bagian dari inspirasi secara Nasional,” ucap Tjahjo.

Baca Juga: Menjaga Kebhinekaan, Warga Ende Usul Pelajaran PMP Diterapkan Kembali

Ia menjelaskan, Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Kepres untuk memperingati hari lahir Pancasila setiap 1 Juni. Kepres itu dibuat untuk mengingatkan seluruh masyarakat Indonesia tentang hari bersejarah itu.

“Sehingga setiap orang berfikir Bung Karno menggali Pancasila diawali dari kota Ende,” ucap dia.

Sementara terkait dengan budaya, Tjahjo mengingatkan bahwa perlu adanya pesta budaya untuk mengetahui keberagaman. Ia pun menyinggung soal sikap toleransi antar umat beragama di Ende yang sudah dirawat dan dijaga sejak nenek moyang.

“Apalagi di Ende ini antara agama sudah saling membaur, nilai gotong royong harus digali, musyawarah harus digali. Saya kira ini betul-betul harus dilestarikan siapapun yaang jadi bupati, siapapun yang jadi gubernur. Bahwa disini ada nilai budayanya, ada nilai pariwisatanya,” tegas Mendagri.

 

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba