Umat Paroki Longgo menggelar misa untuk korban bom di Surabaya dan untuk perdamaian dunia

Labuan Bajo, Vox NTT- Umat Paroki Santa Theresia Lisieux Longgo di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), NTT menggelar misa untuk para korban bom bunuh diri di beberapa tempat di Surabaya, Jawa Timur.

Misa yang dikemas dalam perayaan ekaristi kudus ini berlangsung di Gua Maria Wae Lia-Culu, Desa Tondong Belang, Kecamatan Mbeliling, Kamis (31/05/2018). Misa dimulai pukul 16.00 Wita hingga selesai.

Selain mendoakan para korban bom bunuh diri di Surabaya, umat Paroki Longgo juga meminta pertolongan Sang Pencipta bagi perdamaian dunia.

“Untuk saudara-saudari kita, korban teror bom di Surabaya dan berbagai wilayah di Indonesia, juga konflik di Palestina serta berbagai konflik yang melanda dunia akhir-akhir ini,” demikian seruan doa Pastor Paroki Longgo, Pater Marsel Barus, O. Carm mengawali perayaan ekaristi kudus.

Ribuan umat yang tersebar di empat stasi, yaitu stasi Melo, Nggorang, Dalong dan Stasi Wae Moto hadir dalam perayaan tersebut.

Misa untuk perdamaian dunia tersebut diakhiri dengan upacara pembakaran seribu lilin.

Upacara ini dipimpin Pater Jimmy, O. Carm dan didampingi Pater Marsel Barus, O. Carm.

Lantunan doa dan nyanyian disertai pembacaan puisi mengiringi upacara pembakaran lilin tersebut.

 

Penulis: Irvan Kurniawan