Politisi Demokrat, Heny Doing saat tampil sebagai jurkam Paket Ansar-Raga dalam Kampanye Akbar di Lapangan Kota Baru Maumere, pada Sabtu (26/6/2018) (Foto: Are de Peskim/Vox NTT)

Maumere, Vox NTT- Calon Bupati Sikka yang diusung PDIP, Gerindra dan PAN, Alex Longginus menjanjikan akan menegerikan UNIPA bila dipilih memimpin Sikka periode 2018-2023.

Dalam kesempatan kampanye akbar pada Kamis (21/6/2018) lalu di Lapangan Kota Baru Maumere, Alex menyatakan UNIPA bisa dinegerikan 2019.

“Banyak yang mempersoalkan UNIPA tetapi bukan mendukung penegerian tetapi soal UNIPA milik Pemda atau bukan,” terangnya dalam orasi politik.

Oleh karenanya, dia mengimbau semua pihak yang agar mendukung UNIPA menjadi negeri.

“Dukunglah UNIPA menjadi negeri agar kalian dinilai telah meletakkan dasar yang tepat,” ungkapnya.

Sementara itu, di waktu berbeda, juru kampanye Paket Ansar-Raga, Heny Doing menyatakan Ansar-Raga sudah melengkapi persyaratan penegerian UNIPA.

“Ada yang bilang mau negeri kanguru UNIPA, Ansar-Raga sudah lebih dulu,” terangnya dalam orasi politik pada Kampanye Akbar Paket Ansar-Raga di Lapangan Kota Baru Maumere pada Sabtu (23/6/2018).

Menurutnya, Ansar-Raga sudah melengkapi semua dokumen dan dirinya turut menghantar dokumen-dokumen tersebut ke Jakarta.

Tidak hanya itu, Heny juga mengaku membawa serta dokumen-dokumen terkait Penegrian UNIPA.

“Saya ada bawa dokumen tetapi tidak etis saya buka disini. Nanti Ansar-Raga duduk baru kita bedah semuanya,” tegasnya.

Unipa kembali mencuat di selama Pilkada Sikka 2018 ini.

Dimulai dari wacana penegrian yang masuk dalam progam paket tertentu sampai dengan kejelasan status UNIPA sebagai milik Pemda Sikka atau milik Yayasan UNIPA.

Belakangan muncul lagi persoalan lain terkait status Alex dan Ansar sebagai pembina Yayasan UNIPA dalam kaitannya dengan persyaratan pencalonan keduanya.

 

Penulis: Are de Peskim
Editor: Adrianus Aba

alterntif text