Ilustrasi

Mbay, Vox NTT-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagekeo telah meresmikan sebanyak 27 desa persiapan tahun 2018 ini.

Pemekaran desa ini sebagai upaya mewujudkan pendekatan pelayanan kepada masyarakat dan pemerataan pembangunan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat (PMD) Nagekeo Imanuel Ndun kepada wartawan belum lama ini, membenarkan telah meresmikan ke-27 desa persiapan tersebut di tahun 2018.

Menurut Imanuel, pemekaran desa itu berdasarkan usulan aspirasi masyarakat desa untuk mendekatkan pelayanan dan pemerataan pembangunan.

Dikatakannya, pemekaran desa yang dilasakanakan sebanyak dua tahap.

Tahap pertama, sebanyak 19 desa. Tahap kedua, sebanyak 8 desa.

Kata dia, ke-27 desa persiapan yang sudah diresmikan itu telah mendapat persetujuan Gubernur NTT dan bupati Nagekeo.

Sebelum dimekarkan, ada berbagai proses sesuai dengan aturan yang berlaku sudah dilalui.

Dikataknnya, desa baru yang telah dimekarkan dan diresmikan itu harus benar-benar mempersiapkan berbagai persyaratan yang telah diatur dalam peraturan pemerintahan desa.

Karena untuk menjadi desa defenitif bukan hal yang mudah.

Apabila desa persiapan itu tidak memenuhi berbagai persyaratan yang ada, maka desa yang telah diresmikan sebagai desa persiapan akan kembali bergabung dengan desa induk.

Untuk itu, peran serta masyarakat dalam mendukung sebuah desa baru untuk menjadi desa defenitif dan kemudian diresmikan sebagai desa baru menjadi tanggungjawab bersama.

Kata Imanuel, pemerintah akan selalu mendukung dan mendampingi demi menyukseskan desa yang telah diresmikan sebagai desa persiapan. Paling lambat satu tahun semua desa persiapan telah dinyatakan sebagai sebuah desa baru.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

alterntif text