Anggota DPRD Ende, Mikhael Tani Badeoda sedang menyampaikan pokok pikiran saat Reses III di Kelurahan Roworena Barat (Foto: Ian Bala/Vox NTT)

Ende, Vox NTT- Anggota DPRD Ende, Mikhael Tani Badeoda melakukan reses III di Dusun Wolokaro, Kelurahan Roworena Barat, Kecamatan Ende Utara, Jumat (13/7/2018) sore. Ketua DPC Partai Demokrat Ende ini menyerap aspirasi masyarakat setempat.

Sejumlah aspirasi disampaikan warga saat dialog terbuka bersama anggota dewan tersebut. Selain tentang infrastruktur, lapangan pekerjaan, harga pasar, masyarakat Roworena juga mengajukan pemasangan instalasi pipa air minum.

Sebab menurut mereka, selama ini masyarakat menggunakan air bersih yang disalurkan ke Frateran Ndao.

“Kami harus ijin dulu Frateran Ndao. Pada hal, air ini milik kami tapi kami tidak konsumsi,” ucap Dominikus Wenggo.

Ia berharap, aspirasi tersebut dapat disampaikan dewan ke pemerintah. Termasuk aspirasi mengenai jalan tani Roworena Barat menuju Desa Mbomba.

Aspirasi lain soal pengerjaan TPT di Dusun Kolibari yang tak kunjung selesai. Bahkan TPT atau tembok penyokong itu disebut mengancam sejumlah rumah warga.

“Kami pekerja juga tidak dibayar. Itu proyek tahun 2017 tapi tidak selesai. Beberapa rumah juga terancam,” kata Fransiskus Sai.

Aspirasi lain juga disampaikan tokoh muda, Paul Wegha, soal pengajuan tenda dan kursi khusus untuk kelompok Karang Taruna wilayah setempat. Usulan tokoh muda yang diajukan setiap tahun tidak direalisasikan.

Untuk itu, Paul berharap agar anggota dewan Mikhael T. Badeoda sebagai wakil rakyat Dapil 1 dapat menyampaikan sejumlah usulan warga setempat.

“Kami tetap mendukung pak Mikhael untuk kembali menjadi sebagai anggota dewan. Kami berharap supaya bapak mewakili kami menyampaikan aspirasi ini,” ucap Paul.

Menanggapi itu, Mikhael Badeoda mengatakan, sebagai kader politik tentu memiliki kepentingan. Salah satunya kepentingan masyarakat untuk direalisasikan.

Sejumlah usulan masyarakat, kata Mikhael, diakomodir untuk diajukan dalam rapat anggota dewan. Jika aspirasi lain yang sudah direkam di RKPD, maka dipastikan tahun 2019 direalisasi.

“Kalau belum saya usahakan tahun 2020. Pembicaraan kita hari ini bisa terjadi kalau saya terpilih lagi sebagai anggota dewan nanti,” kata Mikhael diakhir reses.

Penulis: Ian Bala

Editor: Boni Jehadin

alterntif text