Ilustrasi pembelajaran di kelas

Borong, Vox NTT-Alosius Gano, seorang guru asal Kisol Kelurahan Tanah Rata Kecamatan Kota Komba, mengaku mendapat perintah mendadak dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Manggarai Timur (PK Matim).

Perintah itu untuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 12 Kisol yang baru dibuka tahun 2018 ini.

Sebelumnya ia mengabdi sebagai pengajar di SMPN 7 Kota Komba.

Gano mengaku, pada 25 Juni 2018 lalu, secara mendadak dirinya mendapat telepon dari pihak Dinas PK Matim dan memerintahkannya sebagai Plt. Kepala SMPN 12 Kisol.

Baca Juga: Ulah Kadis PK Matim Korbankan SMPK St Yosep Kisol

“Tanggal 25 Juni lalu saya ditelepon dari Dinas ditunjuk sebagai Plt, saya tidak bisa tolak, ini perintah. Saya tidak bisa berbuat apa-apa,” tutur Gano saat dihubungi VoxNtt.com melalui sambungan telepon, Sabtu (21/07/2018).

Setelah mendapat surat perintah tugas, dia kemudian langsung cross check ke Dinas PK Matim untuk mencari tahu soal kebijakan pembukaan SMP baru itu.

Kata dia, dinas hanya mengesahkan. Sekolah itu dibangun karena usulan masyarakat.

“Saya cek katanya masyarakat dari sini yang mengusulkan untuk buka SMP Negeri di sini,” kata Gano.

Dia menambahkan, untuk sementara gedung untuk SMPN 12 Kisol belum ada.

Untuk tahun ajaran baru ini, masih menggunakan gedung sekolah dasar negeri (SDN) Kisol, Kelurahan Tanah Rata.

SMPN 12 Kisol melaksanakan kegiatan belajar mengajar pada sore hari. Sedangkan pagi hari gedung itu digunakan sebagai tempat kegiatan belajar mengajar civitas SDN Kisol.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba