Home / Regional NTT / Hasil Survei Meragukan, Ansar-Susar Disarankan Tanyakan Langsung pada Rakyat

Hasil Survei Meragukan, Ansar-Susar Disarankan Tanyakan Langsung pada Rakyat

Maumere,VoxNtt.Com- Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Sikka periode 2013-2018, Ansar Rera dan Paulus Nong Susar diminta agar tidak mempercayai hasil survei yang diumumkan pada akhir Desember 2016 lalu.

Hasil survei yang dilakukan oleh Pusat Studi Keuangan dan Bisnis Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Nusa Nipa tersebut menyatakan masyarakat Kabupaten Sikka puas atas kinerja pemerintahan Ansar dan Nong Susar.

Terkait hal itu, Anggota DPRD Sikka dari Partai Kebangkitan Bangsa, Yoseph Karmianto Eri meragukan hasil survei tersebut.

Foto:
Foto:Anggota DPRD Sikka dari Partai Kebangkitan Bangsa, Yoseph Karmianto Eri

Menurutnya survei tersebut belum bisa dipertanggungjawabkan karena tidak menjelaskan apa indikator kepuasan masyarakat.

Selain itu, hasil survei tersebut dinilai kontradiktif dengan realita yang terjadi di lapangan. Lebih jauh menurutnya ada kesan “asal bapa senang” dari survei tersebut apalagi hasil survei diumumkan menjelang mutasi pejabat eselon II dan III.

“Hak-hak dasar seperti pendidikan dan kesehatan saja belum terpenuhi dengan baik contohnya kasus sekolah roboh yang sepertinya diabaikan pemerintah atau minimnya tenaga dokter kandungan serta gizi buruk dan sebagainya” ungkap Karmianto kepada VoxNtt.Com pada Minggu, (8/1/2016).

Oleh karenanya, dirinya menghimbau Ansar dan Nong Susar agar tidak percaya pada hasil survei.

“Sebaiknya keduanya turun langsung ke rakyat dan menanyakan kepada rakyat,” tegas dia.

Menurut anggota Komisi III DPRD Sikka tersebut, sejauh ini kinerja Ansar-Nong Susar sesuai dengan RPJMD belum terukur.

“Belum kelihatan ada kemajuan dalam tiga sektor unggulan pemerintah yakni pertanian, kelautan dan pariwisata,” ungkapnya. (ADP/VoN)

Foto Feature: Bupati dan Wakil Bupati Sikka

Komentar

comments

VOX Share Button

Check Also

Warga Desa Tengatiba Konsumsi Air Keruh dan Bau

Mbay, Vox NTT-Warga desa Tengatiba, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo terpaksa harus mengonsumsi air kali …