Warga Kelurahan Mautapaga sedang menyerahkan kartu keluarga sebagai syarat untuk mendapatkan minyak tanah akibat kelangkaan pada awal Februari lalu (Foto : Ian Bala)

Ende, Vox NTT-Aktivis mahasiswa Ende yang tergabung dalam tiga organisasi yakni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (LMND) mendesak pihak Kepolisian Resort Ende untuk membongkar mafia minyak tanah di Kabupaten Ende.

Dalam unjuk rasa mahasiswa di Mapolres Ende pada Selasa, (4/4) para aktivis mengatakan kelangkaan minyak tanah subsidi merupakan tindakan kejahatan terhadap masyarakat kecil.

“Kami melihat ada oknum yang ingin bermain-main dengan minyak tanah. Jadi, kami minta kepada polisi untuk bongkar kasus ini,”kata Melki Gula Orator LMND.

Para mahasiswa meminta untuk proses hukum apabila diketahui ada oknum yang melakukan kejahatan tersebut.

Mereka juga mendesak polisi melakukan penyelidikan bersama pemerintah terhadap mafia minyak tanah khususnya di ibu kota.

“Harus diproses seadil-adilnya. Ini pelaku mafia minyak tanah harus ditindak sesuai dengan hukum,”tegas Ovan Kaki Ketua GMNI Ende.

Kapolres Ende AKBP Ardiyan Mustaqim mengatakan pihaknya akan memenuhi permintaan dari para mahasiswa.

Beliau meminta agar mahasiwa juga turut mengawal kasus kelangkaan minyak tanah di Kabupaten Ende.

“Kami sedang lakukan penyelidikan, penertiban dan sidak di lapangan. Kami juga menemukan penjual yang menjual minyak tanah di atas harga normal. Jadi, kami minta supaya kita bekerja sama mengawal masalah ini,”kata Kapolres Ardiyan.***(Ian Bala/VoN).

alterntif text