Pose bersama Tim penggerak PKK, Bhayangkari, Dharma Wanita dan anak-anak SLB Karya Murni Ruteng (Foto: Ardy Abba/VoN)

Ruteng, Vox NTT- Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-72, tim penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Manggarai melakukan anjangsana ke 4 panti asuhan yang ada di kabupaten itu, Selasa (15/8/2017).

Keempatnya yakni, panti SLB Karya Murni Ruteng, Renceng Mose, Wae Peca, dan Santu Damian Cancar.

Anjangsana ini diisi dengan kegiatan pemberian bantuan berupa beras, mie instan, telur, dan gula pasir.

Masing-masing mendapatkan 6 karung beras, 5 dos mie instan, dan 1 karung gula pasir.

Sumbangannya lain yakni uang tunai sebesar 5 juta dengan masing-masing panti asuhan mendapatkan Rp 1 Juta hingga Rp 1,5 juta.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Manggarai, Yeni Veronika mengatakan anjangsana ke panti asuhan dalam rangka pemberian bantuan merupakan kegiatan rutinitas mereka setiap tahunnya.

Kendati sumbangan yang diberikan tersebut tidak sebanding dengan kebutuhan setiap panti asuhan, namun Yeni berharap agar para pengelola menggagap itu sebagai bentuk kepedulian pemerintah.

“Jangan lihat kecilnya bantuan ini, saya berharap lihatlah bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kabupaten Manggarai,” ujar Yeni dalam sambutannya pada acara penyerahan bantuan di SLB Karya Murni Ruteng.

Dia mengaku, mengelola panti asuhan memang bukan perkara mudah. Namun ia yakin para pengelola menjalankan rutinitasnya, yakni membimbing dan mengajarkan penghuni panti asuhan dengan prinsip panggilan mulia.

Pantauan VoxNtt.com, kegiatan anjangsana ini selain dilakukan oleh tim penggerak PKK, juga turut hadir organisasi bhayangkari Polres Manggarai dan organisasi Dharma Wanita Kabupaten Manggarai. (Adrianus Aba/VoN)

alterntif text