Potret rumah salah satu janda persis di sudut Kantor Bupati Ende, NTT (Foto: Ian Bala)

Kupang, Vox NTT-Dalam dua tahun terakhir jumlah penduduk miskin di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus meningkat.

Pada tahun 2015 dan 2016, NTT berada pada peringkat ketiga provinsi termiskin di Indonesia setelah Papua dan Papua Barat. Sebelumnya pada tahun 2013 dan 2014, NTT berada di urutan keempat.

Data BPS NTT menyebut jumlah penduduk miskin di Nusa Tenggara Timur pada bulan September 2016 sebesar 1.150.080 orang (22,01 persen) dari sekitar 5, 2 juta penduduk provinsi ini.

Baca: Demokrasi Tanpa Kematangan Ekonomi dan Pendidikan Akan Berbahaya

Jumlah ini meningkat sekitar 160 orang dibandingkan dengan penduduk miskin pada Maret 2016 yang berjumlah 1.149,092 orang (22,19 persen).

Berdasarkan daerah tempat tinggal, selama periode Maret 2016 – September 2016, persentase penduduk miskin di daerah perdesaan menurun sebanyak 300 orang (dari 1.037.900  orang menjadi 1.037.600 orang).

Sementara untuk perkotaan mengalami kenaikan sebanyak 460 orang (dari 112.020  orang menjadi 112.480 orang).

Terkait pendapat perkapita, garis kemiskinan naik sebesar 1,26 persen. Naik dari Rp 322.947 per kapita per bulan pada Maret 2016 menjadi Rp 327.003 per kapita per bulan pada September 2016. (VoN).

alterntif text