Home / Berita Terkini / Daftar ke KPU Nagekeo, Bacawabup Paket PAS Tunggangi Kuda
Bakal calon wakil bupati Paket PAS Marselinus Fabianus Ajo Bupu menunggangi kuda menuju Kantor KPU Nagekeo (Foto: Arkadius Togo/ Vox NTT)

Daftar ke KPU Nagekeo, Bacawabup Paket PAS Tunggangi Kuda

Mbay, Vox NTT- Pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Nagekeo periode 2018-2023, Paulinus Y. Nuwa Veto- Marselinus Fabianus Ajo Bupu‎ (Paket PAS) secara resmi mendaftarkan ke KPU setempat, Rabu (10/01/2018).

Paket yang diusung PDIP, Nasdem dan PPP itu mendaftar dengan menunggangi kuda menuju Kantor KPU Kabupaten Nagekeo.

Paket PAS diantar ribuan pendukung dan relawannya. Mereka tiba di Kantor KPU Kabupaten Nagekeo tepat pukul 15.00 Wita.

Disaksikan VoxNtt.com, bakal calon wakil bupati Paket PAS Marselinus Fabianus Ajo Bupu menunggangi kuda sejauh dua kilometer dari Lapangan Berdikari Banga.

Sementara calon bupati mereka Paulinus Y. Nuwa Veto menggunakan kendaraan dengan diiringi ribuan pendukungnya.

Iring-iringan kendaraan ini sempat membuat jalan yang mereka lalui dalam Kota Mbay macet. Kamacetan terjadi sekitar setengah jam.

Baca: Anak-anak Dilibatkan dalam Deklarasi, Begini Respon Paket PAS

Tim verifikator KPU Kabupaten Nagekeo menyatakan berkas pendaftaran Paket PAS sudah lengkap.‎

“Paket PAS dinyatakan lengkap dan diterima oleh KPU Nagekeo, sehingga Paket PAS berhak mendapatkan tanda terima dari KPU dan berhak mendapatkan jadwal untuk pemeriksaan kesehatan di RSUD WJ. Yohanes Kupang,” ujar Ketua KPU Kabupaten Nagekeo, Wigbertus Ceme.

‎Ceme mengatakan, secara umum berkas-berkas pendaftaran Paslon PAS telah diterima KPU karena telah memenuhi persyaratan calon.

Sehingga, kata dia, Paket PAS dijadwalkan Kamis esok (11/01/2018), melakukan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit WJ Yohanes Kupang.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Komentar

comments

VOX Share Button

Check Also

Periode 2017/2018, Unwira Kupang Lepas 1.151 Wisudawan

Kupang, Vox NTT- Universitas Katolik Widya Mandiri (UNWIRA) Kupang kembali melepaskan 1.151  orang Wisudawan Sarjana …