Saat paket Merpati bertatap muka dengan warga di Desa Nanga Rawa (Foto: Tim media paket Merpati)

Borong, Vox NTTPasangan Marselis Sarimin dan Paskalis Sirajudin (Paket Merpati), bakal calon bupati dan wakil bupati Manggarai Timur (Matim) berkomitmen akan mengembangkan potensi pariwisata di Desa Nanga Rawa, Kecamatan Kota Komba.

Di desa itu terdapat pantai yang cukup panjang, luas, dan indah. Jika ditata, maka bisa memantik wisatawan untuk berkunjung.

Selama ini, potensi itu tidak digali, dipoles, dan dimanfaatkan dengan baik.

“Pantai yang indah itu perlu dikembangkan untuk menjadi destinasi wisata. Selama ini itu tidak dimanfaatkan. Padahal di sana itu pantainya bagus. Layak untuk jadi tempat wisata. Ombak yang besar juga pemandangan yang begitu indah bisa mengundang orang dari luar untuk berwisata ke sini. Itu tadi, hanya butuh dipoles dan digali. Ombak besar itu kan orang bisa bermain sky,” kata bakal calon bupati Paket Merpati, Marselis Sarimin saat menemui warga Desa Nanga Rawa, Rabu (07/02/2018).

Jika Paket Merpati menjadi pemimpin Matim lanjut dia, maka potensi wisata di Nanga Rawa pasti dikembangkan dan dimanfaatkan dengan baik. Pengembangan itu dilakukan agar bisa meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Pasti banyak wisatwan yang masuk jika nanti itu dipoles dengan baik. Itu potensi kita yang belum kita manfaatkan,” kata mantan Kapolres Puncak Jaya Papua itu.

Baca: Paket Merpati Akan Kembangkan Tempat Pariwisata Air Panas Rana Masak

Dia menambahkan, di sekitar pantai Desa Nanga Rawa tersebut bisa menata tempat jualan masyarakat.

“Kita punya komitmen untuk memanfaatkan potensi yang ada untuk kesejahteraan masyarakat. Kita punya potensi. Tetapi selama ini, itu tidak ditata dan dikelola dengan baik,” ujar Marselis.

Menurut Marselis, untuk menunjang pengembangan tempat pariwisata itu harus didukung infrastruktur jalan dan jembatan yang memadai.

Jalan dan jembatan harus diperhatian untuk memudahkan para wisatawan yang datang mengunjungi destinasi wisata pantai di Desa Nanga Rawa.

“Contoh, jembatan di kali Wae Munting belum dibangun. Bagaimana wisatawan bisa masuk ke sini tanpa ada jembatan. Apalagi kalinya besar. Kita komit untuk benahi itu. Jalan dan jembatan itu penting,” pungkas Marselis.

Dia menjelaskan, selain untuk memudahkan wisatawan, jalan dan jembatan juga bisa menunjang perekonomian masyarakat.

Apabila jalan bagus, penjualan hasil pertanian ke Borong, ibu kota Matim tidak lagi dipikul melawati kali. Jika jalan bagus, maka biaya akses menuju kota pun pasti murah.

Selain itu, infrastruktur yang baik juga bisa memudahkan akses anak sekolah, pegawai yang bekerja di Desa Nanga Rawa.

Baca: Mesin NasDem Matim Gerakan Kekuatan Penuh Menangkan Merpati

Siswa dan guru di sebelah Kali Wae Munting tidak susah datang sekolah bila sudah ada jembatan. Begitu juga petugas yang datang dari luar, semuanya pasti lancar bila jalan dan jembatan sudah dibangun.

“Kami tidak mau janji. Tetapi kami punya komitmen untuk benahi itu semua. Merpati hadir untuk perubahan Matim,” ungkap Marselis.

Menurut dia, cita-cita itu akan terwujud apabila masyarakat mempercayakan Paket Merpati untuk memimpin Matim lima tahun ke depan.

Marselis pun mengajak masyarakat Desa Nanga Rawa untuk memilih pemimpin yang bisa berbuat sesuai hati nurani. Tidak boleh tergiur dengan janji-janji manis calon pemimpin.

Dia juga berharap kepada masyarakat Desa Nanga Rawa agar memilih pemimpin bukan karena keluarga, suku dan sesama wilayah.

“Jangan pilih saya karena keluarga dan orang Kota Komba. Tetapi karena melihat dan mendengar program yang kami tawarkan. Program yang pro rakyat dan karena mampu membawa perubahan untuk Manggarai Timur ke depan,” ungkap Marselis.

 

Penulis: Nansianus Taris

alterntif text