Ketua Komite TK Negeri Pembina Kabupaten Ende, Yustinus Sani (Foto: Facebook)

Ende, Vox NTT-Ketua Komite TK Negeri Pembina Ende, Yustinus Sani menegaskan bahwa urusan pendidikan adalah tanggung jawab semua komponen termasuk orang tua.

Menurut dia, orang tua kerap keliru menilai bahwa keberhasilan atau kegagalan anak merupakan tanggung jawab tenaga pendidik dan pemerintah.

“Saya hanya berpesan bahwa tanggung jawab pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Bukan hanya guru dan pemerintah. Tetapi orang tua juga komponen penting dalam urusan pendidikan,” kata Yustinus dalam acara pelepasan anak didik TK Pembina Ende, Jumat (08/06/2018).

Ia menjelaskan, investasi pendidikan butuh waktu selama 18 tahun. Itu terhitung mulai dari jenjang pendidikan TK hingga perguruan tinggi.

Sementara keberhasilan anak, jelas dia, diukur setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.

“Jadi untuk anak-anak yang tamat dari TK pembina belum dikatakan berhasil. Orang tua punya tanggung jawab untuk menyelesaikan pendidikan anak hingga perguruan tinggi,” kata Yustinus.

Kepala TK Negeri Pembina, Marselina A. Feni menyebutkan sebanyak 97 siswa TK yang tamat pada tahun ini. Jumlah itu, kata Feni, terbanyak dari semua TK yang ada di Kabupaten Ende.

Ia menjelaskan, siswa yang tamat tahun ini merupakan siswa yang berprestasi. Itu dibuktikan dalam setiap keberhasilan lomba tingkat TK.

“Lomba menyanyi, lomba dance, lomba fashion show, lomba mewarna selalu menang. Jadi kami dapat banyak piala sebanyak 7 piala,” katanya dalam sambutan.

Ia berharap kepada siswa dan orang tua untuk tetap mempertahankan prestasi hingga di bangku SD.

 

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

alterntif text